BONTANG–Kinerja wasit Ika Purwanto yang memimpin laga Persisam United kontra Bontang City FC dua hari lalu masih menuai sorotan. Kini giliran Ketua Askot PSSI Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam yang mengguratkan kekecewaan.

Andi menilai, sejumlah keputusan pengadil lapangan sangat kontroversial. Puncaknya saat Pasukan Kota Taman (julukan Bontang City FC) diganjar hukuman penalti pada awal babak kedua. Menurut dia, pemain belakang Bontang City FC hanya bersifat melindungi laju bola. Justru penyerang lawan menabrak dan terjatuh sendiri.

"Saat jeda pertandingan saya sudah memberikan arahan ke Bontang City FC bahaya jika bermain di kotak 12 pas. Karena wasit pasti meniup peluit dan terbukti," kata Andi. Tak hanya itu, keputusan offside di pertengahan laga babak kedua oleh asisten wasit juga sangat aneh. Jika melihat tayangan ulang justru yang mengejar bola posisi pemain Bontang City FC masih onside. Dan berhasil lepas dari kawalan pemain belakang lawan. Sehingga tinggal berhadapan dengan kiper.

"Semua juga bisa melihat dari tayangan yang beredar. Bahkan kebanyakan berpendapat itu bukan offside," ucapnya.

Pria yang juga menjabat ketua DPRD Bontang ini mendatangi inspektur pertandingan saat terjadi keributan di lapangan. Dengan harapan agar komponen wasit diganti saat itu. Sebab, segala keputusannya merugikan skuat Bontang City FC.

"Bilangnya saat itu inspektur pertandingan tidak berdaya dengan kejadian ini. Kasihan kalau seperti ini terus. Pemain menjadi korban," tutur dia.

Lantas, Andi mempertanyakan komitmen PSSI pusat untuk memberantas dugaan mafia wasit. Selayaknya ada hukuman yang berat berdasarkan fakta di lapangan jika petugas itu melakukan pelanggaran fatal. Namun selama ini justru pemain dan klub yang diberi sanksi berat. "Seharusnya wasit seperti itu dilarang merumput lagi," geramnya.

Untuk diketahui, pertandingan selama 90 menit antara Bontang City FC vs Persisam United berkedudukan imbang 1-1. Sayangnya, Bontang City FC kalah dalam babak adu penalti dengan skor 2-3. Kondisi ini membuat Persisam United menuju babak final.

Tim ini akan berjumpa dengan tuan rumah Persikutim yang di hari sama mengalahkan Persikubar 3-1. Dua finalis ini juga menjadi wakil Kaltim di putaran nasional. (*/ak/abi/k8)