TANA PASER–Setelah ditetapkan pelepasan cagar alam di kawasan Teluk Apar, menjadi kabar gembira untuk Pelabuhan Pondong di Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro. Pengembangan kawasan pelabuhan tersebut kini mendapat restu melalui APBN.

Salah satunya rencana tahun 2022 ini ialah pembangunan trestel atau dermaga jembatan. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tana Paser Capt Rahman mengatakan ada dana APBN yang masuk Rp 19 miliar tahun ini.

Rencananya pembangunan trestel sepanjang 200 meter ini melalui skema tahun jamak sampai tahun berikutnya. “Total persiapan anggarannya sekitar Rp 82 miliar,” kata Capt Rahman, Selasa (11/1).

Dia bersyukur pemerintah daerah telah memperjuangkan pelepasan Cagar Alam (CA) tersebut. Rahman berharap, selain pembangunan dari APBN, Pemkab Paser bisa mendukung pembangunan untuk pelabuhan kontainer. Sehingga dengan kolaborasi, bisa mempercepat pengembangan pelabuhan yang selama ini terbilang hidup segan mati tak mau.

“Ke depannya bakal ada mes juga dan coast way juga kita bangun,” kata Rahman.

Pada 27 Desember 2021 itu, ada enam desa yang lepas dari cagar alam. Di antaranya, Desa Pasir Mayang, Maruat, Padang Pengrapat, Pondong Baru, Harapan Baru, dan Jone.

Bupati Paser Fahmi Fadli menyerahkan langsung surat keputusan (SK) perubahan kawasan cagar alam Teluk Adang-Teluk Apar di hadapan masyarakat. 

Dia mengatakan dengan penyerahan SK ini membuat pemerintah daerah tidak lagi ragu untuk membangun infrastruktur. Selama ini pemerintah daerah mengalami kendala dalam membangun infrastruktur di kawasan cagar alam.

“Karena berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, tidak boleh dibangun apapun di kawasan cagar alam,” tutur Fahmi.

Sementara yang dilepaskan status cagar alam sementara ini baru kawasan permukiman masyarakat. Selanjutnya tapal batasnya segera diperintahkan jajaran dinas terkait untuk segera menyelesaikan.

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ialah mengeluarkan pusat-pusat permukiman desa di wilayah Teluk Adang seluas 4.480,31 hektare.

Putusan tersebut berdasarkan salinan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK 7781/MENLHK-PKTL/KUH /PLA.2/12/2021, tanggal 1 Desember 2021 tentang penetapan kawasan hutan cagar alam Teluk Adang Kabupaten Paser. (jib/kri/k8)