TENGGARONG–Penyaluran bantuan sosial tahun 2021 dari Dinas Sosial (Dissos) Kukar dan BRI Cabang Tenggarong sejatinya sudah rampung pada Desember lalu. Namun, karena ada beberapa kendala, penyaluran tidak bisa berjalan 100 persen.

Walhasil, Dissos Kukar memutuskan untuk memperpanjang waktu pengambilan bantuan tersebut. Ada tiga jenis bantuan program dari Kementerian Sosial (Kemensos). Yakni, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Jumlah bantuan yang belum tersalur dari program PKH sebanyak 598 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan bantuan BPNT sebanyak 7.003 KPM. Sementara bantuan PPKM sebanyak 15.671 KPM. Jika dinominalkan angkanya menyentuh Rp 3,4 miliar.

Kepala Dissos Kukar Hamly mengatakan, sejauh ini sosialisasi terkait perpanjangan waktu pengambilan bantuan gencar dilakukan pihaknya. Menurut dia, saat ini sebagian besar KPM mulai mengambil bantuan tersebut di E-Warung atau Agen BRIlink yang tersedia di daerah masing-masing.

Hamly berharap, masyarakat yang termasuk dalam KPM segera mengambil bantuan tersebut. Sebab, Dissos dan BRI Cabang Tenggarong sudah sepakat hanya memperpanjang waktu pengambilan hingga 15 Januari.

Untuk itu, dia berharap para pendamping di wilayah masing-masing agar bisa menyampaikan informasi tersebut kepada kepala desa dan RT untuk diteruskan kepada masyarakat setempat.

“Kita perpanjang sampai 15 Januari, tapi tanggal 14 Januari itu sudah close. Jadi, saya imbau masyarakat yang belum mengambil bantuan untuk segera melakukan pencairan agar bantuan ini benar-benar terealisasi,” ungkap Hamly selepas menggelar rapat rekonsiliasi dengan BRI dua hari lalu. (don/kri/k8)