TANA PASER–Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sekolah di Kabupaten Paser perlahan banyak dibuka di beberapa sekolah. Per Januari 2022 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser mengeluarkan surat edaran sekolah yang diberikan izin melaksanakan PTM.

Total ada 84 sekolah, terdiri dari satu taman kanak-kanak (TK), 59 sekolah dasar (SD), dan 24 sekolah menengah pertama (SMP). Plt Kepala Disdikbud Paser Murhariyanto mengatakan, sekolah yang mendapatkan izin ini boleh menggelar PTM.

Yang belum dapat izin, hanya diperbolehkan 50 persen siswa yang masuk dan jam belajar yang minim. “Kali ini durasi tiap mata pelajaran yang sebelumnya hanya dua jam sehari, boleh maksimal enam mata pelajaran per hari,” kata Murhariyanto, Selasa (4/1).

Asisten Administrasi Umum itu menyebut, khusus sekolah di pedalaman, diperbolehkan menggelar PTM 100 persen. Pasalnya, tiap sekolah jumlah siswanya terbilang sedikit. Ditambah lagi kasus Covid-19 juga sudah minum.

Sementara itu, untuk di kota masih ada yang 50 persen dari kapasitas ruang belajar. Disdikbud Paser menyerahkan kewenangan kepada pihak sekolah. Bila ada yang siap full pagi sampai sore, atau hanya jadwal pagi atau sore saja pun boleh. 

Sekolah telah diminta agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai arahan Kementerian Kesehatan. (jib/kri/k8)