BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Bahkan laporannya hingga akhir tahun, vaksinasi anak telah mencapai target 50 persen. Ini sesuai dengan rencana yang dikejar tenaga kesehatan di Kota Beriman.

Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, sesuai perintah dari SKB empat menteri yang memberi syarat jika jumlah vaksin dewasa sudah mencapai 70 persen dan lansia mencapai 60 persen. Maka pemerintah daerah tinggal mengejar vaksinasi anak.

“Supaya seluruh anak di Balikpapan bisa bersekolah normal kembali setiap hari selama 6 jam. Jadi tidak ada pengaturan bergantian lagi,” katanya. Sebagai informasi, total sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Balikpapan sebanyak 65 ribu anak. Artinya mereka yang sudah mendapat vaksinasi sekitar 32 ribu anak.

Perempuan yang akrab disapa Dio ini menjelaskan, meski pelaksanaan vaksinasi dilakukan selama masa libur sekolah. Kenyataannya antusiasme vaksinasi anak cukup besar. “Kami membuka sentra vaksinasi, Alhamdulillah penuh terus baik di Gedung Kesenian maupun di Embarkasi Haji setiap hari,” sebutnya.

Dia menambahkan, layanan vaksinasi masih terus berjalan. Ada pun capaian per 31 Desember di antaranya 105 persen untuk dosis 1, 83 persen untuk dosis 2, dan 75 persen untuk lansia. Capaian vaksinasi di Balikpapan termasuk yang tertinggi di antara kabupaten/kota di Kaltim.

Terutama dosis 1 yang sudah sangat tinggi lebih dari 100 persen. “Kemungkinan pertama karena memang banyak pendatang yang menggunakan surat domisili di Balikpapan,” ujarnya. Sedangkan penyebab lainnya karena keberadaan bandara dan pelabuhan di Kota Minyak.

“Para penumpang yang akan berangkat juga bisa mendapatkan dosis satu terutama di gerai vaksinasi bandara,” tuturnya. Sehingga capaian vaksinasi di Balikpapan bisa melampaui 100 persen sama dengan kondisi yang terjadi di kota-kota besar lainnya. Seperti Surabaya, Jakarta, dan Bali yang vaksinasi juga lebih dari 100 persen.

Capaian vaksinasi tinggi juga mendukung terwujudnya zona hijau. Dio bercerita kali pertama sepanjang pandemi, seluruh kecamatan di Balikpapan semua telah berstatus zona hijau pada Jumat (31/12). “Semoga dapat terus bertahan dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan vaksinasi,” harapnya.

Sebagai informasi, peserta vaksinasi dosis 2 yang dijadwalkan pada 1 dan 2 Januari harus tertunda karena bertepatan dengan hari libur tahun baru. Maka layanan vaksinasi akan kembali berlanjut di sentra vaksinasi BSCC Dome, Senin (3/1). Selama pukul 08.00 – 15.00 Wita. (gel/rdh)