JAJARAN Polsek Samarinda Kota belum lama ini membekuk tiga terduga pelaku prostitusi yang menjajakan diri melalui aplikasi online. Dua di antaranya perempuan dan satu wanita pria (waria). Mereka diamankan Tim Patroli Cyber Anti Prostitusi Online di tempat berbeda.

Kapolsek Samarinda Kota AKP Creato Sonitehe Gulo menerangkan, ketiga terduga pelaku itu adalah K (19) merupakan waria asal Makassar. Kemudian, A (27), perempuan warga Samarinda, yang diamankan di sebuah guest house kawasan Pelabuhan.

Kemudian polisi mengamankan N (25), perempuan asal Kutai Kartanegara, di salah satu hotel di kawasan Jalan Mulawarman. “Jadi tim cyber berpura-pura menjadi calon pelanggan, yang ingin menggunakan jasa mereka,” kata Gulo, sapaan akrabnya.

Diungkapkan, tim cyber kembali aktif jelang pergantian tahun. Tujuannya agar awal tahun baru prostitusi online tidak menjamur di Kota Samarinda. “Dibandingkan sebelumnya, kasus prostitusi online di wilayah hukum kami sudah jadi menurun," terangnya.

Perwira polisi berpangkat balok tiga itu menegaskan, pihaknya turut menggandeng UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Samarinda. Dengan harapan kehidupan mereka akan lebih baik di bawah binaan PPA.

“Jadi, kami serahkan mereka ke UPTD PPA agar dibina untuk jadi lebih baik,” pungkasnya. (asp/kri/k8)