BALIKPAPAN-Kecelakaan yang melibatkan truk kontainer dengan pemotor di Jalan MT Haryono, Jum’at (31/12) pagi, menyebabkan satu orang tewas dan satu lagi kritis.

Tak lama setelah kejadian, supir truk, Faisal, mengatakan rem blong jadi penyebab truk meluncur tak terkendali menuju traffic light Balikpapan Baru.

Meski memastikan pengendara tak melanggar jam operasional, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana menyebut KIR truk kontainer yang terlibat kecelakaan memang sudah mati sejak empat tahun lalu.

“Laporan dari petugas memeriksa di lapangan, KIR-nya memang sudah mati sejak 2017,” kata Sudirman di Kantor Dinas Perhubungan Kota Balikpapan.

Selain KIR yang mati, truk yang terlibat kecelakaan juga dipastikan bukan berasal dari Kota Balikpapan. Dari keterangan Dishub, nomor polisi truk tersebut adalah B 9833 KT.

“Kendaraan angkutan barang di Balikpapan selama ini taat uji KIR. Kami selalu koordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia,” jelas dia.

Menurut dia, sepanjang tahun ini kecelakaan yang melibatkan truk kontainer seluruhnya bukan berasal dari Balikpapan, melainkan dari Pulau Jawa maupun Sulawesi.

Dishub Kota Balikpapan juga selalu berkoordinasi dengan Aptrindo, agar pengusaha tertib melakukan uji KIR. Bahkan, Dishub untuk memastikan pengusaha tertib melakukan uji KIR, petugas sampai menjemput bola.

“Kami kan punya data seluruh angkutan kendaraan di Balikpapan. Nah jika nanti ada yang mendekati waktu berakhir uji KIR, kami segera informasikan,” kata dia. (hul)