Untuk menggenjot kinerja dan pelayanan PDAM Tirta Manggar, Wali Kota Rahmad Mas’ud menunjuk Kabid Pengairan Dinas PU Rahmat Yulianto sebagai Plt Dirut dan Dirtek.

 

BALIKPAPAN- Pemerintah kota, khususnya wali kota bereaksi cepat atas banyaknya keluhan pelanggan yang tak puas terhadap pelayanan PDAM.

Kemarin sore, Wali Kota Rahmad Mas’ud melakukan perombakan pada tubuh PDAM Tirta Manggar dengan mencopot dua direksi sekaligus. Yakni Direktur Utama Haidir Effendi dan Direktur Teknik Arief Purnawarman. Untuk menghandel pekerjaan yang ditinggalkan Haidir dan Arief, Rahmad Mas’ud menunjuk orang yang dianggap paham jeroan PDAM, Rahmat Yulianto.

“Ada pergantian posisi direksi PDAM. Saat ini, untuk posisi direktur utama ditunjuk Plt Rahmat Yulianto menggantikan Haidir Effendi. Begitu pula jabatan direktur teknik, dirangkap Plt Rahmat Yulianto,” katanya, Selasa (28/12) sore. Rahmad Mas’ud menyatakan, langkah ekstrem dengan mencopot pucuk pimpinan PDAM Tirta Manggar diambilnya demi mewujudkan visi dan misi pemerintahannya pada 2021-2024. Sehingga, perlu dilakukan perombakan di beberapa perusahaan daerah.

Sebelum merombak jajaran direksi PDAM, perombakan juga dilakukan Rahmad di jajaran Direksi Perusda Manuntung. Rahmad sudah memilih lima nama baru untuk Direksi Perusda Manuntung, dan telah dilantik beberapa saat lalu.

Siapa Rahmat Yulianto? Meski tercatat sebagai pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan sebagai kepala Bidang Pengairan, Rahmat sebenarnya punya pengalaman di PDAM cukup lama. Ia sudah bekerja di PDAM sejak tahun 90-an. Saat era Direktur Utama Ali Sofyan Noor, ia sempat menjabat sebagai direktur teknik.

Rahmad menyampaikan, pada awal Desember ini sebenarnya ia sudah menunjuk Rahmat Yulianto sebagai Dewan Pengawas PDAM, menggantikan Andika. “Ini bagian dari komitmen menjalankan visi-misi periode saya. Untuk perbaikan pelayanan wajarlah saya kira ada revitalisasi di jajaran direksi PDAM,” bebernya.

Menurut Rahmad, revitalisasi Direksi PDAM ini dalam upaya perbaikan kinerja agar ke depan PDAM dalam memberikan pelayanan dapat lebih baik lagi.

“Harapannya seperti itu. Ada perbaikan kinerja. Pelayanan bisa optimal. Yang berubah itu dirut dan dirtek ya. Kalau direktur umum dan direktur Ipal masih sama,” pungkasnya. Direktur Umum PDAM Tirta Manggar masih dijabat Nur Hidayah, sementara Direktur Air Limbah dijabat Anang Fadliansyah. (aji/ms/k15)