BALIKPAPAN-Kasus dugaan pencabulan, yang dilakukan oknum pengajar berinisial MF, terhadap peserta didik di salah satu lembaga pendidikan di Balikpapan Utara masih belum menemui titik terang. Polda Kaltim, hingga kini belum menetapkan tersangka pada kasus dugaan pencabulan ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Komisaris Besar Subandi mengatakan, kasus dugaan pencabulan ini baru masuk tahap penyidikan. Empat orang siswi yang mengaku jadi korban dugaan pencabulan sudah menyampaikan laporannya.

Penetapan tersangka, kata Subandi, masih harus menunggu proses gelar perkara. "Kasusnya sudah kami naikkan ke penyidikan. Saksi-saksi sudah kami periksa. Ada empat korban yang sudah melapor. Dugaannya, korbannya lebih dari empat,” beber Subandi, di Mapolda Kaltim, Selasa (28/12).

Hanya saja, lanjut Subandi, korban dalam kasus pencabulan seperti ini terkadang enggan melapor. Salah satunya karena takut identitas diketahui. “Iya kan pasti korban merasa malu dan jadi beban,” kata dia.

Dia tak menampik, proses penanganan kasus dengan korban anak di bawah umur cukup rumit. Karena ada rasa trauma, korban biasanya sulit memberikan keterangan. Sehingga memang diperlukan penanganan khusus. Dalam proses pengambilan keterangan, penyidik Subdit IV Renakta Polda turut melibatkan psikolog dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Balikpapan untuk mendampingi korban.

“Memang tidak gampang, dalam kasus ini yang memeriksa juga Polisi Wanita bersama psikologis,” kata Subandi.

Subandi meneruskan, saat ini terduga pelaku pencabulan sudah tak lagi bertugas di lembaga pendidikan tempatnya mengajar.

DILAPORKAN OKTOBER LALU

Sebagai informasi, dugaan kasus pencabulan di salah satu lembaga pendidikan di wilayah Balikpapan Utara tersebut mencuat awal Oktober 2021 lalu. Kasus ini bermula dari laporan sejumlah orangtua ke UPTD PPA Balikpapan terkait dugaan tindak asusila yang dialami sejumlah peserta didik.

Dalam sebuah kesempatan, terduga pelaku MF memnbantah seluruh tuduhan para korban. Dia menyebut, sikap yang ditunjukkan selama ini merupakan bentuk kasih keakraban kepada peserta didik. (hul)