BIRMINGHAM – Kemenangan 3-1 atas Aston Villa pada matchweek ke-19 Premier League kemarin dini hari memiliki arti ganda bagi Chelsea. Selain terjadi di Boxing Day, tiga poin di Villa Park, Birmingham itu memperbaiki tren penampilan Chelsea. Dalam empat matchweek sebelumnya, Chelsea hanya membukukan sekali kemenangan.

Kemenangan ini semakin spesial bagi Romelu Lukaku. Dia mencetak gol pertamanya di Premier League sejak September. Sebelumnya, dia hanya mencetak lima gol dan dua assist dari 17 laga di semua ajang.

Namun ternyata fakta lainnya menyebutkan, mainnya Lukaku selama 45 menit pada laga kemarin adalah perjudian pelatih Thomas Tuchel. Sebab, tim medis Chelsea sebenarnya tidak merekomendasikan Lukaku bermain sampai 45 menit. Sebabnya, ia belum pulih benar dari cedera engkel dan kondisi fisiknya masih belum baik setelah terserang Covid-19 beberapa waktu lalu. Tetapi, kondisi 1-1 saat turun minum membuat Tuchel harus "melawan" keputusan tim medis.

Lukaku menggantikan bek Trevoh Chalobah. Hal itu membuat Chelsea bermain dengan skema empat bek pada babak kedua. Dua wing back Reece James dan Marcos Alonso kembali berperan jadi fullback. Perubahan yang jitu. Selain gol Lukaku yang terjadi pada menit kesebelas sejak masuk lapangan, gelandang Jorginho juga mencetak gol keduanya pada masa injury time. Uniknya, tim terakhir yang dibobol Lukaku di Premier League juga Villa. Tepatnya pada matchweek keempat (9/11). Kala itu, dia mencetak brace yang membantu The Blues menang 3-0. (io/bas/jpg/tom/k15)