BALIKPAPAN-Satbrimob Polda Kaltim turut ambil bagian pada pengamanan Natal dan Tahun Baru. Khusus untuk pengamanan gereja, Satbrimob Polda Kaltim menyiapkan dua satuan setingkat kompi (ssk) sebagai power on hand Kapolda.

"Dua SSK ini kami tempatkan di Balikpapan dan Samarinda," kata Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim Kompol Vije Parapaga.

Di luar itu, Satuan Brimob Polda Kaltim juga menyiapkan tambahan dua SSK plus tiga unit anti teror dengan kekuatan lapis anti anarkis, gegana maupun perlawanan teror.

"Pelaksanaannya kami sesuaikan dengan telegram Mabes Polri, dimulai pada 24 Desember hingga 2 Januari mendatang. Pelaksanaannya di gereja-gereja maupun tempat-tempat aktifitas ekonomi maupun areal berkumpul masyarakat," kata Vije.

Khusus untuk sterilisasi untuk ibadah Satbrimob menyiapkan tiga unit mobil gegana di Balikpapan maupun Samarinda. Di luar itu, Vije menyebut menyiapkan unit gegana di Tana Paser dan Kabupaten Berau. Khusus untuk Balikpapan, Vije menyebut ada 64 gereja yang akan diamankan kepolisian.

Di sisi lain, Vije meminta jemaat yang menghadiri ibadah natal tak membawa jaket dan tas besar. "Selain itu kami minta lokasi parkir tidak terlalu dekat dengan tempat ibadah," kata dia.

Ketua Jemaat dan Ketua Panitia Natal Gereja Santa Theresia, Balikpapan Andika Hasan menyebut pihaknya sudah siap menyambut jemaah yang akan menjalankan ibadah misa.

"Tadi Satbrimob Polda Kaltim sudah melakukan sterilisasi di Gereja Santa Theresia. Sehingga dipastikan gereja sudah aman dari benda-benda berbahaya," kata dia, Jum'at (24/12) siang.

Soal pelaksanaan misa, Andika menyebut sudah menyiapkan prosedur protokol kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah. Mulai dari penggunaan masker, hand sanitizer, cek suhu tubuh hingga penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

Pelaksaan misa, kata dia, akan dibagi dalam dua sesi. Sehingga seluruh jemaat tetap bisa melakukan ibadah di Gereje Shanta Teresia.

"Misa juga kami bagi dalam dua sesi. Sesi pertama jam 17.00 Wita dan sesi kedua jam 20.00 Wita," tuntas dia. (hul)