LONDON – Selama ini, sukses Thomas Tuchel kerap kali dikait-kaitkan dengan Juergen Klopp. Mulai dari di FSV Mainz 05, Borussia Dortmund, bahkan setelah dia sama-sama melatih klub di Premier League seperti Klopp. Tuchel yang menukangi Chelsea, dan Klopp membesut Liverpool FC.

Termasuk saat mengikuti jejak Kloppo (sapaan akrab Klopp) menjuarai Liga Champions musim lalu. Nah, peruntungan Klopp dan Tuchel sama-sama kurang bagus ketika bermain pada piala domestik di tanah Inggris. Musim ini, Klopp dan Tuchel bisa saling berhadapan dalam laga final untuk kali pertama.

Tepatnya dalam final Piala Liga 2021 – 2022. Potensi itu terbuka setelah pengundian fase empat besar Piala Liga, kemarin (23/12). Klopp dan Tuchel memang tak langsung berhadapan dalam laga semifinal. Tuchel akan menemani Chelsea bertemu Tottenham Hotspur, dan Klopp beradu taktik dengan Mikel Arteta (Arsenal). Nah, jika sama-sama lolos, keduanya bakal bentrok di final.

Selama ini, mentok Klopp beradu taktik dengan Tuchel dalam laga fase knockout terjadi pada perempat final Liga Europa 2015 – 2016. Ketika itu Klopp bersama The Reds (julukan LFC) beruntung bisa mengalahkan taktik Dortmund asuhan Tuchel dengan skor 4-3 saat second leg.

Begitu pula saat berbicara tentang track record-nya pada ajang piala domestik di Inggris. Yakni Piala FA atau Piala Liga. Klopp dan Tuchel sama-sama hanya sekali mencapai final. Itu pun dua-duanya gagal menuntaskannya dengan juara. Klopp dalam final Piala Liga 2015 – 2016. Tuchel saat final Piala FA musim lalu.

Berbicara dalam laman resmi LFC, Klopp konfiden Joe Gomez dkk bisa mencapai babak final melewati The Gunners (julukan Arsenal). ’’Aku tak masalah (dihadapkan dengan Arsenal). Kami akan datang ke semifinal dan lihat saja siapa yang lebih baik,’’ koar Klopp yang pada fase perempat final menyingkirkan Leicester City tersebut.

’’Aku akan mengejarnya,’’ sambung Klopp. Kali terakhir, Klopp merebut piala domestik dalam karirnya sebelum datang ke Inggris. Tepatnya saat dirinya masih menangani Die Borussen (julukan Dortmund). Pada saat itu, Klopp mengoleksi satu trofi juara DFB-Pokal dan dua DFL-Supercup.

DFB-Pokal juga jadi capaian Si Profesor (julukan Tuchel) selama menjadi nahkoda BVB (akronim Dortmund). Tuchel meraihnya pada 2016 – 2017. Di Paris Saint-Germain (PSG), trofi piala domestiknya bertambah dengan juara di Coupe de France, Coupe de la Ligue, dan Trophee des Champions (dua kali).

Tuchel pun sudah tak sabar beradu taktik dengan Antonio Conte pada laga derbi London di semifinal nanti. ’’Tottenham lawan yang bagus bagi kami. Begitu pula bagi para pendukung kami. Ini derbi London dan kami sudah tak sabar menghadapinya,’’ tutur Tuchel kepada Chelsea TV. ’’Final? Aku lebih suka menjalaninya satu demi satu. Tapi, semifinal kali ini benar-benar berat,’’ tambah Tuchel. (ren/bas)