BALIKPAPAN-Gubernur Kaltim Isran Noor memastikan hingga saat ini varian Omicron belum terdeteksi di Kalimantan Timur. Kendati demikian, pemerintah disebut dia tetap waspada dan melakukan sejumlah antisipasi.

Apalagi, pada periode natal dan tahun baru pergerakan manusia dipastikan bakal mengalami peningkatan. "Sampai saat ini belum ada (Omicron) masuk Kaltim," kata Isran selepas menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Mahakam 2021 di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Kamis (23/12) pagi.

Menurut Isran, apel yang digelar Polda Kaltim ini juga jadi salah satu bagian dari usaha untuk mencegah bertambahnya kasus Covid-19 dan munculnya varian Omicron pada periode Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah, kata Isran, tak ingin lonjakan kasus pada periode Nataru tahun lalu yang mencapai 125 persen kembali terjadi tahun ini.

"Sesuai Instruksi Mendagri Nomor nomor 66 tahun 2021 agar perayaan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan dengan menekankan pada protokol kesehatan," ungkap Isran.

Kapolda Kaltim Irjen Herry Rudolf Nahak menyebut ada 66 pos dengan dukungan 2000 personel, yang disiagakan selama periode Natal dan Tahun Baru nanti.

Personel yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan instansi terkait ini bakal memastikan protokol kesehatan bisa dijalankan. "Begitu juga selama kegiatan ibadah, nanti kami akan tekankan agar protokol kesehatan benar-benar dijalankan. Ini semua agar kita bisa terhindar dari gelombang ketiga," ungkap dia. (hul)