JOGJAKARTA–Borneo FC Samarinda mulai menunjukkan pergerakan di bursa transfer pemain paruh musim. Dimulai dengan melepas gelandang asing mereka, Nurridin Davronov. Sebagai pengganti, mereka langsung memperkenalkan gelandang asal Jepang, Kei Hirose.

Keputusan mendaratkan mantan penggawa Persela Lamongan itu berdasarkan hasil evaluasi manajemen beserta staf pelatih. Manajer Borneo FC Dandri Dauri kepada Kaltim Post mengatakan, setelah seri ketiga rampung, manajemen langsung menggelar evaluasi dengan staf pelatih. Dari hasil evaluasi, diputuskan mereka harus mencoret Davronov. “Kami tetap respect kepada Davronov atas kerja kerasnya di dalam tim selama ini. Tapi inilah sepak bola, keluar-masuknya pemain adalah hal lumrah,” terang Dandri.

Terkait perekrutan Kei Hirose, Dandri menyebut, timnya memang membutuhkan sosok gelandang petarung. Kei Hirose dinilai pilihan tepat karena Dandri mengaku sudah pernah melihat bagaimana eks Johor Darul Takzim (JDT) itu beraksi di lapangan tengah.

“Saya pernah melihat langsung bagaimana Kei bermain saat dia berseragam Persela. Setelah melalui pertimbangan matang, kami memutuskan untuk merekrut dia menggantikan Davronov,” imbuh dia.

Selain Kei, Pesut Etam sudah memperkenalkan rekrutan anyar Serdy Fano kepada publik melalui akun Instagram mereka. Serdy sebelumnya memperkuat Semen Padang FC. Kehadiran Serdy bakal meramaikan persaingan di lini depan Pesut Etam. Selain Kei dan Serdy, Dandri mengatakan, Borneo FC akan memaksimalkan kesempatan berburu pemain sebelum jendela transfer ditutup pada 15 Januari mendatang.

“Intinya kami ingin mencari yang terbaik dari yang terbaik untuk tim ini,” kata dia. Pencapaian Borneo FC di putaran ketiga ini terbilang fantastis. Sempat terseok di posisi 14 klasemen sementara, Pesut Etam bangkit dan kini berada di posisi ketujuh klasemen sementara. Dandri mengaku bersyukur Borneo FC bisa menemukan performa terbaiknya di tangan Risto Vidakovic.

“Di putaran ketiga salah satu langkah yang kami lakukan adalah memperbaiki mental pemain. Di dalam dan luar lapangan hubungan pemain cukup baik, tidak ada kubu-kubuan di dalam tim. Alhamdulillah tim ini bisa kembali ke jalur yang semestinya,” pungkas Dandri. (don/ndy/k8)