Inter Milan sudah menyegel campione d’inverno alias juara paro musim di Serie A musim ini pada akhir pekan lalu. Hanya menyisakan satu giornata (giornata ke-19), tapi Inter telah memimpin empat angka (43-39) di atas SSC Napoli dan AC Milan. Itu merupakan campione d’inverno pertama Nerazzurri sejak 2009–2010 ketika masih di tangan Jose Mourinho. 

Lalu, apa arti laga melawan Torino FC di Stadio Giuseppe Meazza dini hari nanti 

(siaran langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 00.30 WIB)
? ’’Aku ingin mengakhiri tahun ini dengan pesta kemenangan,’’ ucap allenatore Inter Simone Inzaghi dalam pre-match press conference tadi malam di laman resmi klub.

Laga melawan Torino memang jadi laga penghabisan Inter tahun ini. Selain itu, ketika Nerazzurri menang 5-0 atas US Salernitana (18/12), Samir Handanovic dkk masih harus menunggu hasil laga rival untuk kepastian juara paro musim.

Dengan kata lain, penahbisan campione d’inverno adalah lawan Torino. Bukan hanya itu. Inter pada era Simo berpeluang mencatatkan rekor jumlah poin terbanyak. Kalau mampu menang dini hari nanti, Nerazzurri bakal mengumpulkan 46 poin.

Sepanjang sejarah, hanya allenatore Roberto Mancini yang mampu membawa Inter meraih di atas 46 poin pada paro musim pertama. Tepatnya pada 2006–2007 dengan Inter mengoleksi 51 poin, lalu semusim berikutnya (49 poin). Dengan 46 poin pula, Simo akan menyamai perolehan poin Antonio Conte pada musim keduanya bersama Inter alias musim lalu (2020–2021).

Kabarnya, capaian Simo saat ini sudah membuat Presiden Inter Steven Zhang terkesan. Menurut La Gazzetta dello Sport, Zhang ingin mengapresiasi Simo dengan menambah durasi kontrak untuk dua musim lagi. Kontrak lama Simo adalah sampai akhir musim 2022–2023. (jpc)

PERKIRAAN PEMAIN

Inter Milan (3-5-2): 1-Handanovic (g) (c); 37-Skriniar, 6-De Vrij, 95-Bastoni; 2-Dumfries, 5-Gagliardini, 77-Brozovic, 20-Calhanoglu, 14-Perisic; 9-Dzeko, 10-Lautaro

Pelatih: Simone Inzaghi

Torino FC (3-4-2-1): 32-Milinkovic-Savic (g); 6-Zima, 3-Bremer (c), 13-Rodriguez; 17-Singo, 10-Lukic, 4-Pobega, 27-Vojvoda; 14-Brekalo, 11-Pjaca; 19-Sanabria

Pelatih: Ivan Juric

Asian Handicap       0:1½