BOGOR-Persiba akan melakoni partai terakhir babak delapan besar Liga 2 melawan Persis Solo, Rabu (22/12) malam, di Stadion Pakansari Bogor.

Di atas kertas, kans tim berjuluk Beruang Madu melaju ke babak semifinal Liga 2 sangat tipis, bahkan nyaris mustahil. Maklum saja, dari dua laga yang sudah dilakoni selama babak delapan besar, Beruang Madu tak sekalipun mampu mengantongi poin. Akibatnya, Bryan Cesar cs, kini terjerembab di dasar klasemen Grup X.

Meski  nyaris dipastikan tak lolos ke semifinal, Pelatih Persiba Fakhri Husaini mengaku tetap membidik kemenangan pada laga esok malam. "Ini semua demi harga diri. Kami tak ingin pulang ke Balikpapan dengan tangan kosong," kata Fakhri.

Alih-alih melakukan rotasi pemain, pelatih 56 tahun ini  memastikan akan menurunkan skuat terbaiknya pada laga terakhir nanti. "Rotasi hanya akan saya lakukan saat ada pemain yang cidera, akumulasi kartu maupun tidak fit.  Jika tidak, maka mereka akan tetap bermain," kata Fakhri.

Demi memenangkan laga, Fakhri mengaku serius menatap laga esok. Evaluasi dua kekalahan sata melawan Sriwijaya FC dan RANS Cilegon FC sudah ia lakukan. Kesalahan yang dilakukan saat jumpa dua klub tadi akan coba dieliminasi pada laga melawan Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo.

Persis, kata Fakhri memang punya skuat mentereng dan penuh pengalaman. Namun, bukan berarti Persis tanpa celah. "Kami sudah amati pertandingan mereka. Kami sudah siapkan antisipasi kelebihan Persis," beber dia

Di kubu lawan, manajer Persis Solo, Jacksen Ferreira Tiago, memiliki pandangan tersendiri terhadap skuad Persiba Balikpapan. Jacksen menilai Persiba Balikpapan merupakan tim paling berat pada babak delapan besar ini.

Kendati sudah tak lolos, Jacksen yakin Persiba tak akan begitu saja kalah. "Jangan anggap mereka sudah tidak lolos dan akan kalah begitu saja. Laga ini paling sulit karena berhubungan dengan mental diri sendiri,” ujar mantan pelatih Persipura Jayapura ini. (hul)