PARIS – Gelar juara dunia yang diraih Max Verstappen musim ini di Formula 1 langsung membuat masa depannya aman. Red Bull sudah mempersiapkan negosiasi perpanjangan kontrak untuk pembalap kesayangan mereka tersebut.

Red Bull Motorsport Advisor Helmut Marko mengungkapkan, pihaknya bakal langsung melakukan negosiasi dengan manajer Verstappen, Raymond Vermeulen. Ada kemungkinan negosiasi itu dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Setelah menghadiri acara FIA Prize-Giving Gala di Paris pada Kamis (16/12), dalam waktu dekat pembalap 24 tahun itu memang sudah dijadwalkan berkunjung ke markas besar Red Bull di Salzburg, Austria.

Verstappen juga akan mampir ke kantor Marko di Graz. Di situlah kemungkinan negosiasi tersebut dilakukan. ’’Mari kita lihat apa yang akan terjadi,’’ ucap Marko dilansir Motorsport. ’’Kami akan mulai berdiskusi. Dan kemungkinan akan langsung menemukan kesepakatan itu,’’ tambahnya.

Verstappen sendiri sudah sempat mengutarakan keinginannya untuk bertahan lama di Red Bull. Pembalap asal Belanda tersebut bahkan sudah membayangkan tetap berada di tim itu untuk 10 atau 15 tahun ke depan. Hal itu juga yang sempat kembali dia utarakan saat menghadiri acara gala di Paris.

’’Aku bahagia berada di tempatku saat ini. Aku bisa menjadi diriku sendiri. Dan aku kira itu adalah yang terpenting,’’ ucap Verstappen. ’’Ini bukan hanya melulu masalah teknis F1. Ini tentang bagaimana kami bisa menikmati setiap momennya. Bisa tertawa,’’ tambah pembalap yang musim ini memenangi 10 balapan tersebut.

Kontrak Verstappen di Red Bull saat ini baru berakhir pada 2023. Marko menyebut tidak ada keraguan bagi timnya untuk memperpanjang kontrak Verstappen. Menurut dia, Verstappen bahkan adalah pembalap terbaik yang pernah dimiliki Red Bull. ’’Dia adalah yang tercepat. Yang paling konsisten. Pembalap paling agresif yang pernah kami miliki,’’ ucap Marko.

Dia juga menampik bahwa rencana mengikat Verstappen dengan kontrak jangka panjang adalah siasat Red Bull agar pembalapnya tersebut tidak dibajak Mercedes suatu saat nanti. Pria 78 tahun itu malah sangat yakin Verstappen sejauh ini tidak punya pikiran menyeberang ke Mercedes. Apalagi dengan adanya persaingan ketat Verstappen dan pembalap Mercedes Lewis Hamilton selama musim ini. (irr/c17/dra)