SAMARINDA - Untuk SD dan SMP Pembelajaran tatap muka terbatas sudah banyak dilakukan. Namun, untuk SMA sederajat di Kaltim direncanakan baru bakal dilakukan pada Januari nanti. Untuk mencapai itu, Pemerintah pun sudah melakukan sejumlah persiapan. Selain mempersiapkan fasilitas sekolah dan guru, capaian vaksinasi juga dikejar. Sehingga, ketika PTM dilakukan, guru maupun siswa bisa melangsungkan pembelajaran lebih aman.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Anwar Sanusi mengatakan, hingga akhir November lalu vaksinasi capaian guru 76 persen dengan target 80 persen, lalu capaian murid 72 persen dari target 75 persen. Maka dari itu, kemungkinan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA sederajat dilakukan pada semester 2 tahun ajaran 2021-2022 alias pada Januari 2022. 

Anwar pun optimistis dengan waktu yang tersisa,  diperkirakan sudah bisa capai target vaksinasi pada Desember nanti.

"Jadi, Januari sudah bisa mulai PTM," ungkapnya.

Di sisi lain, sebelumnya Kepala SMA 17 Samarinda Abdul Rozak Fachruddin sejak Oktober lalu mengakui anak muridnya mayoritas sudah divaksin. Pihaknya pun sudah melakukan vaksinasi khusus untuk siswa di SMA-nya. SMA 17 pun, menjadi salah satu sekolah SMA di Kaltim yang melaksanakan vaksin pelajar di awal. Dia membeberkan, sebenarnya vaksin diberikan sesuai dengan jumlah siswa. Namun ada beberapa hal yang membuat siswa tidak bisa ikut vaksin mulai dari sakit atau ternyata juga sudah mendapat vaksin di luar.

"Gurunya juga sudah divaksin semua," kata Rozak.

Di sisi lain, pembelajaran daring sejauh ini tak banyak menemui kendala. Disebutnya, siswa di SMA bisa lebih mudah menangkap pembelajaran daring dibanding SD dab SMP. Sebab jika SD atau SMP, biasanya orang tua mengeluh karena mereka yang harus mengajari sendiri anak-anaknya atau bahkan mengerjakan tugas anak-anaknya. Berbeda dengan SMA yang mau tidak mau si anak yang akan langsung belajar sendiri dari daring.

"Paling ada yang bertanya kapan tatap muka saja. Kalau kita jelaskan, bisa mengerti," kata lelaki yang juga wakil ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Kaltim itu. (nyc)