SAMARINDA - Sekitar 4 ribu ahli waris akan mendapat santunan. Kepala Dinas Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma memaparkan, uang santunan akan langsung ditransfer. 

Dia menjelaskan, sejauh ini ada 4 ribuan ahli waris yang terdaftar berhak menerima bantuan. Data yang dia miliki, diambil dari kabupaten/kota. Lalu, diusulkan provinsi. 

"Langsung ditransfer. Tapi bisa juga simbolis kan ada gubernur. Bisa juga diacarakan kayak BSM. Tunggu kesiapan BPD. Soalnya BPD kan yang buka rekening," jelas Agus.

Dia menegaskan, 2021 ini pembayaran juga harus selesai. Pembayaran pun akan langsung. Sedangkan, anggarannya diambil dari biaya tak terduga (BTT). Tetapi, apakah tahun depan program ini tetap dilanjutkan atau tidak, Agus mengaku menunggu keputusan gubernur dahulu.

"Tunggu keputusan pak Isran," sebutnya.

Untuk diketahui, Pemprov Kaltim mengambil kebijakan memberi bantuan bagi ahli waris, yang pernah dijanjikan Kementerian Sosial sebesar Rp15 juta, namun tiba-tiba dibatalkan Menteri Sosial.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menjelaskan sebelumnya, Dinas Sosial sempat mengajukan Rp2,5 juta sebab ketiadaan anggaran. 

"Saya minta Rp5 juta. Dan ternyata Pak Gubernur memutuskan Rp10 juta," kata dia beberapa waktu lalu.

Selain bantuan ahli waris, anak yatim, piatu, dan yatim piatu karena orangtuanya meninggal akibat covid-19, juga mendapat santunan.

Diakuinya, pandemi covid-19 memberikan dampak ke berbagai lapisan masyarakat dan berbagai sektor. Mulai dari sektor ekonomi karena pembatasan yang harus dilakukan. Juga, masalah kesehatan yang menyebabkan ribuan orang terinfeksi dan tak sedikit yang meninggal dunia. (nyc)