SINGAPURA–Timnas Indonesia membutuhkan minimal hasil imbang melawan Malaysia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2020. Berbekal pengalaman saat menahan Vietnam 0-0 (15/12), skuat Garuda diyakini mampu mengatasi perlawanan tim jiran pada laga pemungkas fase Grup B di National Stadium Singapore malam nanti (Live Vidio pukul 20.30 Wita).

Saat ini, Indonesia memimpin klasemen sementara Grup B dengan tujuh poin. Vietnam berada persis di bawahnya dengan poin serupa tetapi kalah selisih gol. Pertahanan Indonesia diyakini semakin kuat karena pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memastikan bek tengah Elkan Baggott akan turun saat menghadapi Malaysia.

Bek berpostur 1,94 meter itu sudah dapat beraktivitas kembali bersama skuat Garuda. Sebab, dia telah menuntaskan masa karantina selama lima hari. Elkan dikarantina karena berada dalam satu pesawat dengan suspect varian baru Covid-19, Omicron.

Namun, winger Egy Maulana Vikri dipastikan masih absen. Egy Maulana, yang bermain di Liga Slovakia bersama klub FK Senica, belum tiba di Singapura sampai Sabtu (18/12) siang.

“Egy mungkin akan merumput di Piala AFF jika kami lolos dari penyisihan grup,” kata Shin dalam konferensi pers virtual.

Shin Tae-yong juga memastikan anak-anak asuhnya dalam kondisi siap tempur dan percaya diri. Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan memang ada pemainnya yang cedera. Tetapi kondisinya tidak parah.

 “Kondisi para pemain baik. Walau ada yang cedera, itu ringan dan tidak akan berpengaruh ke laga. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Saat ini pemain tinggal menyiapkan mental,” kata Shin.

Sementara itu, Pelatih tim nasional Malaysia Tan Cheng Hoe memastikan skuatnya akan tampil menyerang saat menghadapi Indonesia. Skuat berjuluk Harimau Malaya akan berusaha membuat peluang sebanyak mungkin di pertahanan Indonesia. “Setiap gol yang kami ciptakan sangat penting artinya,” kata Tan dalam konferensi pers virtual.

Pelatih 53 tahun itu menegaskan, setiap pemain Malaysia sudah paham kondisinya. Bahwa hanya kemenangan yang bisa membawa Malaysia lolos ke semifinal Piala AFF 2020.

Meski begitu, Tan Cheng Hoe menyadari bahwa Indonesia memiliki pertahanan yang rapi dan disiplin. Hal itu tampak ketika Indonesia menahan imbang Vietnam tanpa gol, Rabu (15/12). Vietnam tak dapat menceploskan satu gol pun ke gawang tim Garuda meski membuat 21 kali tembakan dan mencatat 69,1 persen penguasaan bola.

Bukan cuma itu, Tan juga menilai Indonesia sangat baik dalam transisi dari bertahan ke menyerang. Ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah bagi Malaysia. “Transisi Indonesia sangat cepat. Jadi, kami mesti selalu fokus, bagaimana mengantisipasi serangan mereka ketika kami kehilangan bola,” ucap Tan. (jpg/tom/k8)