SAMARINDA - Pada awal pekan ini, hanya 3 wilayah di Kaltim yang saat ini  diperbolehkan  untuk vaksin anak. Pasalnya, daerah lain di Kaltim belum memenuhi syarat untuk menggelar vaksinasi anak. Sehingga, baru Bontang, Balikpapan, dan Mahakam Ulu yang bisa melakukan vaksinasi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Diskes Kaltim dr Setyo Budi Basuki menjelaskan, pusat telah memberikan ketentuan  bahwa yang boleh vaksin adalah daerah yang capaian vaksin keseluruhan sebesar 70 persen. Juga, capaian vaksin lansia 60 persen.

"Kita sudah mulai Selasa (14/12) di Bontang. Rabu di Balikpapan, Kamis di Mahakam Ulu," terang dia, Rabu (15/12).

Sejauh ini, Kaltim belum ada target resmi sasaran  vaksin dari pusat. Namun, dari data Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten, sudah didapat. Misal target Balikpapan yang mencapai 81 ribu.

"Bontang targetnya 21.712 anak. Kalau Mahulu 5 ribu vaksin anak," jelas Setyo Budi.

Dalam rilis Dinas Kesehatan Kaltim hingga Rabu  (15/12), sebenarnya sudah ada 7 daerah di Kaltim yang capaian vaksinasi dosis pertamanya lebih dari 70 persen. selain Bontang Mahakam Ulu dan Balikpapan, empat daerah lain yaitu Samarinda, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara capaian vaksinasi dosis pertamanya secara umum sudah lebih dari 70 persen.

Tetapi sayangnya untuk vaksinasi kategori lanjut usia mayoritas daerah di Kaltim masih rendah. secara keseluruhan saja di Kaltim capaian vaksinasi lanjut usia baru di angka 53,48 persen.

daerah yang sudah mencapai lebih dari 60 persen baru Balikpapan Bontang dan Mahakam Ulu. paling tinggi adalah Balikpapan dengan capaian 74,28 persen. Kemudian disusul Bontang dengan 73,82 persen, dan Mahulu 63,50 persen.

Sedangkan daerah lain di Kaltim, seperti Berau baru 47 persen. Kutai Barat 36,8 persen, Kutai Kartanegara 43,2 persen, Kutai Timur 39,5 persen, Paser 36,6 persen, Penajam Paser Utara 52 persen, dan Samarinda 55 persen. (nyc)