BALIKPAPAN – Proses seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru tahap II mulai berlanjut kembali. Namun sebelum pelaksanaan tes, peserta seleksi PPPK terlebih dahulu menjalani pemeriksaan rapid test antigen. Berlokasi di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Emmy Mulyani menuturkan, pihaknya hanya memfasilitasi lokasi dan mengatur pelaksanaan rapid test antigen. Sementara untuk tenaga medis dibantu dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. Total peserta yang menjalani tes antigen sebanyak 979 orang.

Pelaksanaan rapid dilakukan pada H-1 tes PPPK. Ada pun seleksi PPPK berlangsung selama 7-10 Desember. Sehingga mereka yang menjalani rapid test juga terbagi dalam empat hari sejak Senin (6/12) hingga Kamis (9/12). “Karena saat ini masih pandemi, jadi ada kelengkapan sebelum tes diminta rapid antigen dulu,” sebutnya.

Setiap hari ada 300 orang yang menjalani rapid test antigen. Kecuali pada hari terakhir hanya tersisa 79 orang. Kegiatan tes antigen ini digelar pada pukul 08.00 – 12.00 Wita. “Kami bagi juga per shift untuk menghindari keramaian atau penumpukan peserta,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tersedia beberapa meja pelayanan untuk menghindari penumpukan orang. Mulai dari registrasi, pengambilan spesimen swab, hingga hasil pemeriksaan. “Hasil tes nanti kami kirim melalui WhatsApp agar mereka tidak perlu ke sini lagi,” ucapnya.

Apabila ditemukan peserta terkonfirmasi positif, pihaknya langsung berkoordinasi dengan DKK Balikpapan untuk penanganan. Sementara lokasi tes PPPK terbagi di SMA 1 dan SMK 1. “Pelaksanan tes secara online seperti asesmen. Tapi peserta tetap menjalani tes di lokasi yang telah ditentukan,” imbuhnya. (gel)