Manajer Chelsea Thomas Tuchel mengatakan hasil imbang yang didapatkan timnya melawan Everton dalam lanjutan Premier League di Stadion Stamford Bridge (16/12), merupakan hal yang ganjil.

Menurut pelatih asal Jerman tersebut, Chelsea tampil tangguh. Namun, dia tidak mengerti mengapa timnya bisa dibobol oleh bek tengah Everton Jarrad Branthwaite pada menit ke-74.

Tuchel menamabhkan, Chelsea berhadapan dengan tim yang kebobolan lebih banyak dibanding timnya. Namun, pada akhirnya, Chelsea harus puas dengan raihan satu poin. “Kami cukup kuat dan saya tidak yakin mengapa kami mendapatkan hukuman (kebobolan). Kami melihat tim berpeluang kebobolan lebih banyak daripada kami, tetapi pada akhirnya kami harus meraih hasil imbang,” sesal Tuchel dikutip dari Sky Sports.

Tuchel menjelaskan, saat ini Chelsea tengah kehilangan banyak pemain. Dan saat bertanding melawan Everton, The Blues ditinggal oleh enam atau tujuh pemain penting. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah masalah utama dari Chelsea. “Saya pikir inilah masalahnya, salah satu masalah utama,” terang Tuchel.

Pada pertandingan melawan Everton, Chelsea sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Mason Mount pada menit 70. Namun, Branthwaite menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Secara statistik, Chelsea unggul jauh dibanding Everton dengan mencatatkan penguasaan bola 81%. Selain itu, Chelsea sukses melepaskan 23 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Tetapi, penampilan solid kiper Jordan Pickford membuat Chelsea harus puas dengan hanya mencetak satu gol. (jpc)