SAMARINDA - Dunia pendidikan memang paling terimbas terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19. Sebab, sekolah secara tatap muka ditiadakan selama masa pandemi. Saat ini, penyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut kian terkendali.

Sekolah pun sebagian besar sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Samarinda Asli Nuryadin baru-baru ini.

Ia menjelaskan, pihaknya baru membuka 280 sekolah dari total 388 pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara untuk level Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan kebijakan Disdik provinsi.

“Iya, tatap muka belum merata, kami baru mengusulkan ke Pak Wali Kota 280 sekolah. Akan segera kami evaluasi pada 2 Januari 2022. Kan level 1 juga baru keluar,” katanya.

Dikatakan, pihaknya sempat melakukan antisipasi sebab pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Namun belakangan dikembalikan ke daerah, sehingga Samarinda berada pada PPKM Level 1.

Asli menegaskan, bila kondisi penyebaran virus tetap terkendali, maka pihaknya bakal melakukan usulan lagi ke wali kota Samarinda. Agar ada penambahan jumlah sekolah yang melaksanakan PTM.

“Kalau perlu langsung semua sekolah tatap muka. Kita lihat 2 Januari 2022, mudah-mudahan tidak ada penambahan setelah Natal dan Tahun Baru. Untuk ujian sekolah pun masih seperti biasa, bisa lewat online terbatas. Bila sekolah yang sudah buka maka tatap muka,” pungkasnya. (asp/kri)