Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2021 digelar di Grand Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, 14 Desember 2021 berlangsung meriah. Namun demikian, protokol kesehatan (prokes) sangat ketat dijalankan. "Protokol kesehatan ketat itu nomor satu, meskipun secara umum Kaltim sudah banyak yang zona hijau," kata Ramaon D Saragih, Ketua KI Kaltim. Ia mencontohkan, sebelum masuk hotel sudah dilakukan pemeriksaan oleh petugas hotel, kemudian sampai di tempat acara para tamu dan undangan juga diperiksa.

"Wajib cuci tangan dan memakai hand sanitizer, demikian juga disetiap meja disediakan handsanitizer dan tentunya ada jaga jarak," sambung Erni Wahyuni, salah satu komisioner KI Kaltim.

Untuk diketahui, hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Ketua KI Pusat Gede Narayana. Juga hadir perwakilan badan publik baik organisasi perangkat daerah kabupaten kota dan instansi vertikal. Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Gede Narayana memaparkan monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik dilaksanakan di seluruh Indonesia. Ketua MPR Bambang Soesatyo juga hadir sebagai keynote speaker dari Jakarta melalui rekaman video.

Ketua KI Pusat, Gede Narayana mengapresiasi pelaksanaan malam anugerah dengan protokol kesehatan ketat ini. Ketua Komisi Informasi (KI) Kaltim, Ramaon D Saragih menambahkan, pihaknya menyatakan terimakasihnya kepada Gubernur Kaltim dan Wakil Gubernur Kaltim yang sudah mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik dan malam penganugerahan. "Juga kami apresiasi badan publik yang ikut serta dalam monev ini. Kami berharap tahun depan bisa lebih banyak yang berpartisipasi," tegasnya. (pro)