”Di sana (FC Barcelona) saya sudah diajari dimensi permainan yang berbeda, bermain dengan penguasaan bola. Menyenangkan jika kelak kembali ke sana.” Hal itu pernah diungkapkan striker Inter Milan Alexis Sanchez kepada Calciomercato.

Striker 32 tahun asal Cile tersebut memang masih menyimpan asa bisa kembali ke Barca. El Nino Maravilla –julukan Alexis– pernah menjadi bagian Barca pada periode 2011–2014. Saat itu Alexis satu tim dengan Xavi Hernandez yang kini menjadi entrenador Barca. 

Setelah merekrut ulang mantan rekan setim, bek kanan Dani Alves, Xavi disebut juga ingin mendatangkan Alexis ke Ciudad Esportiva Joan Gamper (markas latihan Barca).

La Gazzetta dello Sport melaporkan, Barca menyiapkan striker Belanda Luuk de Jong sebagai alat pertukaran untuk mendapatkan Alexis. De Jong memang gagal memberi kesan bagi Xavi yang lebih memilih untuk memberikan kesempatan bermain kepada para penyerang muda.

Di sisi lain, status Alexis di Inter juga hanya pilihan terakhir dari empat striker yang dimiliki Nerazzurri musim ini. Yaitu setelah Edin Dzeko, Lautaro Martinez, dan Joaquin Correa.

”Alexis sejatinya adalah plan B karena Xavi menginginkan wide attacker Man City Ferran Torres. Tapi, selain masih cedera, yang bersangkutan masih mendapat kepercayaan dari Pep Guardiola (pelatih City, Red),” tulis Mundo Deportivo.

Entah karena rumor pergi atau memang strategi, entrenador Inter Simone Inzaghi disebut akan memainkan Alexis sebagai starter saat menghadapi US Salernitana di Stadio Arechi dini hari nanti (18/12).

Laga yang mungkin menjadi pertandingan terakhir atau perpisahan (arrivederci) Alexis bersama Inter setelah hampir tiga musim memperkuat Nerazzurri. Selama di Inter, Alexis memainkan 84 pertandingan dan mengoleksi 13 gol serta 21 assist. Di Serie A musim ini, meski memiliki statistik 10 laga, Alexis hanya dua kali bermain sebagai starter. (jpc)