SAMARINDA - Sebanyak 5 perempuan cantik dari berbagai daerah di provinsi Kalimantan Timur berlomba menjadi yang terbaik dalam ajang Pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Wisata tingkat provinsi Kaltim 2021 di Swiss Belhotel Samarinda, pada Selasa (14/12/2021) malam.

Untuk Putri Pariwisata Kaltim dengan atribut terbaik dan terfavorit diraih oleh Dhea Ardhenia Agustin dari Penajam Paser Utara dan Putri Pariwisata intelegensi terbaik oleh Davelyn Vanessa Chandra dari kota Samarinda.

Sedangkan, Putri Pariwisata Kaltim dengan penampilan terbaik diraih oleh peserta dari Kabupaten Kutai Barat dan Putri Pariwisata Kaltim dengan Best Presentation diraih oleh Maria Anya Andani dari Balikpapan.

Kapala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengatakan berbeda dengan pemilihan Putri Pariwisata Kaltim pada tahun sebelumnya, kali para peserta mendapat materi pembekalan terkait dengan basis pemberdayaan. Karena duta wisata dan putri pariwisata itu tidak hanya tentang beauty dan menjaga sikap, tapi juga harus bisa secara luwes untuk mendorong dan memotivasi orang untuk berwisata di Kaltim.

“Yang seperti itu biasanya basisnya adalah dia harus bisa mengaktualisasikan dirinya. Karena itu konsep pemberdayaan itu penting, agar ketika bertugas tidak kaku dengan selempang yang disandang, tapi bisa bicara luwes menjadi juru bicara untuk pemasaran pariwisata Kaltim,” jelasnya.

Pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Wisata pada tahun 2021 diikuti 5 Kabupaten/Kota, yakni Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Barat. Total ada 9 pasang Duta Wisata, dan 9 orang Putri Pariwisata

“Pesertanya memang dari 5 Kabupaten/Kota saja. Kita memaklumi masih ada beberapa daerah yang belum mengirimkan pesertanya, tapi mudahan tahun depan kegiatan ini bisa kembali diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota,” harap Sri Wahyuni.

Penyelenggaraan kegiatan ini sebelumnya sempat dibatalkan lantaran rasionalisasi kegiatan dampak pendemi Covid-19. Dan pemilihan Putri Pariwisata Kaltim dan Duta Wisata kali ini untuk melakukan kaderisasi dan regenerasi untuk generasi muda yang akan menjadi agen perubahan dalam pemasaran pariwisata. (myn)