SEORANGnelayan bagan di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan,Supardi (20), nyaris celaka. Dia diduga terjatuh dari bagan yang berada di antara Pulau Derawan dan Tanjung Batu. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/12) sekira pukul 19.00 Wita.

Selamet, salah seorang warga Tanjung Batu, menuturkan, mendapatkan informasi pada Minggu (12/12) sekira pukul 09.00 Wita, bahwa ada nelayan hilang dan langsung melapor ke polsek dan Pos TNI Angkatan Laut, guna membantu melakukan pencarian. 

“Saya dapat informasi dari teman-teman jika ada yang terjatuh dari bagan apung,” ujarnya. Setelah itu, ia bersama tim gabungan langsung menyisir lokasi terakhir korban jatuh.

Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban ditemukan dalam keadaan selamat di salah satu bagan yang tidak terpakai. “Ia menggunakan jeriken lima liter untuk berenang dan bisa sampai ke bagan lainnya,” katanya.

Komandan Pos AL Tanjung Batu, Letda Hery mengatakan, informasi dari rekan korban bahwa korban sempat membuat status di aplikasi WhatsApp dengan kata-kata, hari yang menjengkelkan rasa ingin melompat.

“Korban ini menurut keterangan warga, kerap berhalusinasi dan mengalami kerasukan. Dan saat kejadian, korban ini hanya seorang diri,” katanya.

Hery mengatakan, dalam proses pencarian, cuaca hujan ringan dan berombak angin dari arah barat. Diakuinya, sempat mengalami kendala dalam proses pencarian. Namun, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

“Iya korban berada di bagan itu, signal tidak ada di sana, jadi susah dia menghubungi rekannya,” paparnya.

Korban yang selamat langsung dibawa ke Puskesmas Tanjung Batu untuk mendapatkan perawatan medis. Menurut Hery, tidak ditemukan luka pada tubuh korban, hanya membiru akibat kedinginan. “Iya dia hilangnya malam, dan baru ditemukan siang tadi dengan jarak kurang lebih 700 meter dari lokasi korban terjatuh,” pungkasnya. (hmd/kpg/kri/k16)