BONTANG – Kekalahan menyakitkan diterima Bontang City FC bertemu tuan rumah Persikutim, Sabtu (11/12) lalu. Pada fase penyisihan kompetisi Liga 3 Kaltim 2021, wakil dari Kota Taman tersebut kalah 0-2.

Pelatih Bontang City FC Bagus Prabowo mengatakan, kedua gol tercipta dari serangan lawan melalui sektor sayap. Gol pertama terjadi di menit ke-57. Sementara gol tambahan lahir di ujung babak kedua.

Menanggapi itu, Bagus menilai, faktor mental menjadi pekerjaan tuan rumah jajaran pelatih. Pasalnya, instruksi permainan menjadi buntu akibat pemain sudah tersulut emosi. Kepemimpinan wasit sejak babak pertama mengecewakan. “Permainan jadi kacau. Instruksi pelatih tidak terserap pemain secara maksimal,” kata Bagus.

Pada jeda pertandingan, pelatih meminta pemain tenang. Tetapi ajakan itu masih belum digubris, sehingga kondisi ini dimanfaatkan lawan.

Selanjutnya, Bontang City FC akan bertanding melawan PS Setda Bontang, besok (14/12). Partai bertajuk derby Bontang ini dipastikan berjalan seru. Mengingat PS Setda dalam dua pertandingan terakhir belum pernah memperoleh poin. Bahkan kekalahan diderita dengan skor telak. Berupa kalah dengan PS PU Bontang dengan skor 0-5. Terbaru ditekuk oleh Penajam Utama FC dengan kedudukan 5-8.

Nantinya komposisi starting line up Bontang City FC dipastikan berganti pada laga melawan PS Setda. Bagus menyatakan hampir separuh dari pemain yang bertanding sebelumnya akan dirombak dengan pemain cadangan. “Rotasi pemain akan kami lakukan hampir 50 persen,” ucapnya.

Harapannya dengan pemain tersebut mental tim terangkat. Selain itu, perubahan komposisi ini lantaran ada tiga pemain inti yang cedera saat bersua Persikutim. Ditambah satu pemain terkena larangan bermain. Sebab, mendapatkan kartu merah pada laga tersebut.

“Kami akan fokus terhadap tim kami sendiri. Menutupi kelemahan yang ada. Kendati memang calon lawan dua kali mengalami kekalahan terus-menerus. Sebab bisa saja lawan bangkit saat berjumpa kami,” pungkasnya. (*/ak/abi/k16)