Padatnya jadwal Liga 1 2021 mulai dirasakan skuat Borneo FC. Staf pelatih Pesut Etam dituntut jeli melakukan rotasi agar hasil maksimal bisa kembali diraih.


JOGJAKARTA - Asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin menuturkan, padatnya jadwal laga membuat pusing. Namun, pihaknya enggan mengeluh karena kondisi yang sama juga dirasakan seluruh klub lain.

"Pastinya ada tenaga dan pikiran lebih yang harus kami keluarkan. Terutama dalam menyiasati jadwal padat di seri ketiga ini," ucap Amir, sapaannya.

Setelah menghadapi Arema FC (10/12), Sultan Samma dkk kembali berhadapan dengan lawan berat Madura United, besok (14/12). Amir menyebut, laga ini cukup berat karena timnya kembali dituntut menang untuk memperbaiki mental tim.

"Pekan sebelumnya kami kalah dan semua sudah dilupakan. Sekarang fokus kembali performa terbaik untuk meraih kemenangan," imbuhnya.

Soal kondisi pemain, Amir menyebut, semua dalam kondisi fit. Hanya Nuriddin Davronov yang terpaksa absen karena akumulasi kartu.

"Kami juga akan lakukan rotasi agar performa pemain bisa maksimal. Kami juga ingatkan agar mereka bermain lebih disiplin dalam bertahan, transisi, kemudian menyerang. Serta jeda istirahat yang tidak banyak harus diperhatikan," jelasnya.

Menilik soal kebugaran, fakta menarik di laga terakhir Borneo FC kontra Arema FC, sama sekali tak melakukan pergantian pemain. Sayangnya, Amir tak bisa menjawab alasan dari strategi tersebut.

"Banyak yang bertanya, tapi itu ranah pelatih kepala (Risto Vidakovic). Mungkin ada alasan kuat tidak melakukan pergantian pemain. Tapi itu sudah kami lewati dan sekarang fokus ke laga selanjutnya," pungkas Amir. (*/abi2/k16)