Rabu (8/12) lalu, pelaksana proyek pembangunan taman di median jalan, tepatnya Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, memindahkan patung pesut dari kaki Jembatan Mahakam IV ke seberang Taman Bebaya.

 

SAMARINDA - Patung seberat 17 ton karya pematung realis nasional Azmir Azhari itu dibawa menggunakan truk ke tempat baru untuk kembali dipajang sebagai ikon Kota Tepian.

Kasi Kajian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Mohammad Fachmi menerangkan, saat ini progres pelaksanaan mencapai 87,5 persen dengan target rampung hingga pertengahan Desember.

Perinciannya, pada sisi air mancur konstruksi bangunan sudah mencapai tahap akhir, tinggal perapian beberapa bagian. “Termasuk membangun pagar pengaman di seputar kolam. Karena di sana akan dipasang 35 pompa, guna menghindari pencurian,” ucapnya, Jumat (10/12).

Fachmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut, menyebutkan pada Senin (13/12) depan, teknisi dari distributor pompa akan melakukan sejumlah penyesuaian hingga uji coba.

Sementara pada segmen plasa pesut, kini tinggal pemasangan batu alam pada lantai tugu. “Juga masih ada sisa pekerjaan pengurukan taman dan pemasangan batu alam,” sebutnya.

Mengenai kondisi patung pesut, Facmi menyampaikan bahwa pihaknya telah direncanakan beberapa perbaikan dan pengecatan. Pihaknya juga aktif berkoordinasi dengan Azmir Azhari. Namun, apakah perlu akan didatangkan ke Samarinda atau hanya koordinasi melalui jaringan daring, belum diputuskan.

“Kami koordinasi terus dengan Pak Azmir melalui telepon,” ucapnya. Dia berharap, pekerjaan di lapangan bisa selesai sesuai jadwal yang ditetapkan, mengingat kondisi cuaca yang sering hujan menjadi kendala.

Sementara item bangunan yang belum selesai, yakni dua tugu belawing yang merupakan khas suku Dayak, akan diusulkan tahun depan melalui APBD 2022. “Sesuai RAB (rencana anggaran biaya) memang tugu belawing hanya sampai fondasi,” singkatnya.

Sebagai informasi, pemkot melalui DLH Samarinda mengucurkan anggaran Rp 1,53 miliar dari APBD Murni 2021 untuk pembangunan taman di median Jalan Slamet Riyadi, seberang Taman Bebaya.

Terdapat dua segmen di sana, yakni air mancur dan plasa pesut yang dilengkapi patung pesut serta beberapa bagian yang menonjolkan kebudayaan khas daerah. (dns/kri/k16)