TANA PASER- Pembangunan jembatan timbang di Kabupaten Paser yang rencananya akan dilaksanakan Kementerian Perhubungan gagal terlaksana pada 2021 ini. Diharapkan proyek ini  bisa  terlaksana tahun depan. Tidak hanya jembatan timbang yang gagal, pembangunan bandara di Paser juga belum jelas kelanjutannya. 

Kepala Dinas Perhubungan Paser Inayatullah mengatakan, untuk mengajukan kelanjutan pembangunan bandara sudah terpenuhi. "Dokumen sebagai syarat untuk mengajukan kelanjutan pembangunan bandara sudah kami serahkan bersama Bupati Paser kepada Kementerian Perhubungan," kata Inayatullah. Jumat (10/12).

Inayatullah mengaku bahwa penyerahan dokumen tersebut dilakukan beberapa kali. Hal tersebut dikarenakan permintaan dari pihak kementerian. "Sebenarnya sejak Januari 2021 kami sudah serahkan berkas persyaratan (proyek bandara) yang dimaksudkan Kementerian Perhubungan, tapi memang beberapa kali juga pihak kementerian meminta kami untuk mengirimkan salinan dokumen persyaratan yang sama," jelasnya.

Sebelum dilaksanakannya pembangunan kembali bandara di Paser, pihak kementerian akan terlebih dahulu meninjau lokasi yang direncanakan Desember ini. "Rencananya bulan Desember ini, tapi kami belum mendapatkan jadwal peninjauan dari kementerian. Setelah dilakukan peninjauan, baru akan dilaksanakan perencanaan pembangunan bandara oleh kementerian,” jelasnya.

Dia berharap jadwal peninjauan dari kementerian bisa segera diterima, sehingga pihaknya juga bisa melakukan persiapan. Dengan demikian bahwa semakin jelas bahwa kegiatan pembangunan bandara bisa terlaksana. “Kami sangat berharap rencana peninjauan bisa segera dilaksanakan. Kalau sudah dilakukan peninjauan, maka jelas bahwa kegiatan pembangunan bandara bisa dilanjutkan,” ucapnya. (tom/far)