Setahun berlalu, kasus video mesum Gisella Anastasia yang sempat mandek akhirnya kembali diproses. Kemarin (10/12) dia memenuhi panggilan tim penyidik Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan tambahan. Selama lebih dari dua jam diperiksa, Gisel dicecar sebanyak 12 pertanyaan.

Mantan istri Gading Marten itu tak bisa menutupi kegelisahannya. Dia mengaku waswas ketika mendapat surat panggilan dari tim penyidik. ”Pasti ada khawatir kayak oh oke mulai lagi, ada tambahan apa lagi nih,’’ kata Gisel setelah diperiksa.

Baginya, hal itu menguras pikiran dan tenaga. ”Kan membuka memori lagi. Ya, semua itu kan butuh energi,’’ jelasnya. Meski demikian, Gisel mengaku pasrah. Menurut dia, itu merupakan konsekuensi yang mesti dihadapi.

Dia berjanji akan bersifat kooperatif demi lancarnya proses hukum. Mengingat, kasus konten pornografi yang menjeratnya pada tahun lalu itu sempat berhenti lantaran berkas belum lengkap. Bahkan, sampai saat ini perkara tersebut belum memasuki persidangan.

Di sisi lain, Gisel menyebut bahwa molornya penanganan kasus itu menjadi keuntungan tersendiri untuknya. Dengan begitu, pelantun lagu Pencuri Hati tersebut bisa tetap bersama dengan putri semata wayangnya, Gempita Nora Marten. Dia mengaku bersyukur tidak ditahan dan hanya diminta untuk melakukan wajib lapor sampai sekarang.

’’Aku dapat extra time lama, bisa enjoy sama Gempi. Masih dikasih kesempatan buat kerja, memperbaiki diri. Jadi bersyukurlah,’’ ujarnya.

Selain itu, hal tersebut berdampak pada perubahan kepribadiannya. Gisel mengaku jadi lebih mengenal diri sendiri, legawa, dan pandai mengendalikan emosi. ”Jadi, ya enggak apa-apa. Aku juga udah lebih berdamai sama keadaan dan nggak panikan lagi,’’ tutur perempuan yang kini berstatus tersangka itu.

Video panas berdurasi 19 detik yang merekam adegan intim Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes beredar luar di media sosial pada awal November 2020. Kasus tersebut dilaporkan pengacara Pitra Romadoni. Alasannya, penyebaran video asusila tersebut bisa merusak moral generasi muda. Pada 29 Desember 2020, pihak kepolisian menetapkan dua pemeran dalam video syur tersebut, yakni Gisel dan Nobu, sebagai tersangka. (shf/c6/ayi)