Baru tiga bulan bebas dari penjara, aktor Jeff Smith kembali terseret kasus penyalahgunaan narkoba. Dia dibekuk di kediamannya di daerah Depok, Jawa Barat, pada Rabu (8/12) petang. Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan lysergic acid diethylamide (LSD) sisa pakai. Tes urine Jeff juga terbukti mengonsumsi narkoba jenis baru golongan 1 tersebut. Bahkan, saat penangkapan berlangsung, kekasih bintang sinetron Aisyah Aqilah itu masih dalam pengaruh LSD. Hal itu disampaikan Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan saat konferensi pers di kantornya.

’’Pas diamankan, dia sedang menggunakan. Waktu diperiksa, tes urinenya juga kan dalam pengaruh itu (LSD, Red). Kami menemukan ada dua lembar yang tersisa,’’ ujar Zulpan saat konferensi pers di kantornya (9/12). Kepada penyidik, pemain film Alas Pati: Hutan Mati tersebut menyatakan telah mengonsumsi LSD sebanyak 4 lembar setiap hari. Dia mengungkapkan, harga selembar narkoba jenis tersebut mencapai Rp 500 ribu.

Itu artinya, Jeff merogoh kocek hingga Rp 2 juta untuk mengonsumsi barang haram tersebut setiap harinya. Sampai di hari penangkapannya, aktor berusia 23 tahun itu mengaku sudah membeli sebanyak 50 lembar LSD lewat situs online.

Sementara itu, sisanya merupakan barang bukti yang didapat pihak kepolisian. ’’Di pengakuan awalnya, dia (Jeff, Red) terakhir pesan 50 lembar,’’ tegas Zulpan. Namun, dia belum bisa memberikan informasi yang lebih detail lagi. Sebab, Jeff masih diperiksa.

Zulpan menjelaskan bahwa LSD tergolong berbahaya lantaran dapat menimbulkan halusinasi. LSD diburu para pecandu karena penggunaannya yang mudah. Dalam arti, tidak memerlukan alat bantu lain seperti bong. ’’Cukup ditempelkan saja di lidah. Tergolong simpel. Efek yang ditimbulkannya sama dengan narkotika jenis lain,’’ tutur Zulpan.

Itu merupakan kali kedua Jeff ditangkap atas kasus serupa. Sebelumnya, dia diciduk di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 15 April 2021.

Jeff kedapatan memiliki ganja seberat 0,52 gram di dalam plastik klip. Kemudian, 1 plastik berisi tembakau seberat 44 gram, cairan likuid tembakau sintetis, 6 pak kertas papir, dan 2 cangklong. Atas perbuatannya, Jeff divonis hukuman lima bulan penjara. Padahal, dia baru dinyatakan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat, pada 14 September lalu. (shf/c12/ayi)