SAMARINDA - Anak Buah Kapal (ABK) kapal asal Vietnam di Perairan Muara Berau yang dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie karena positif Covid-19, bertambah jadi dua orang. 

Dua ABK ini dari 20 ABK kapal MV.VTO dari Ho Chi Minh yang terkonfirmasi Covid-19. Keduanya mengeluhkan sakit sesak napas.

Kepala KKP Kelas II Samarinda Solihin mengungkapkan 18 ABK lainnya yang menjalani karantina di kapal terkonfirmasi covid-19 alami gejala. 

"Demam ada 13 orang, batuk 16 orang, pilek 11 orang, sakit tenggorokan 16 orang, sesak napas 16 orang, hilang indera penciuman 12 orang, hilang indera pengecap 6 orang, diare 6 orang dan lemah 14 orang," kata Solihin dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (10/12/2021). 

Dua ABK yang dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie yaitu laki-laki 44 tahun alami gejala sesak napas dengan SPO2 sebesar 89 persen dan laki-laki 32 tahun sesak napas dengan SPO2 sebesar 88 persen. 

Solihin menambahkan transmisi covid-19 di kapal dugaan sementara ada interaksi antara orang yang terinfeksi covid-19 dengan ABK yang kemudian menyebar kepada ABK lainnya. 

"Penyebaran melalui kontak langsung maupun saat makan di mess room atau karena penyebaran melalui AC central yang ada di kapal," katanya. 

Adapun, riwayat perjalanan kapal MV.VTO, dikatakan Solihin, pelabuhan Ho Chi Minh Vietnam 21 November hingga 30 November 2021.

Kemudian, pelabuhan Tanjung Kampeh Indonesia 4 November hingga 18 November 2021. Lalu, pelabuhan Ho Chi Minh Vietnam 14 Oktober hingga 1 November 2021. Dan, pelabuhan Muara Berau Indonesia 26 September hingga 8 Oktober 2021. (myn)