BALIKPAPAN-Air pasang dengan ketinggian lebih dari 2 meter diprediksi akan melanda kawasan pesisir Balikpapan hingga akhir Desember nanti. Potensi banjir rob ini akibat akibat dari fenomena pasang air maksimum.

Prakirawan BMKG Balikpapan Dian mengatakan, pasang air maksimum yang pernah melanda pesisir Kota Beriman setinggi 2,9 meter. “Tapi sampai akhir tahun nanti ketinggian pasang diprediksi tidak akan mencapai 2,9 meter. Kemungkinan 2,6 meter hingga 2,7 meter,” kata Dian.

Selain air pasang, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir masih akan melanda Balikpapan. Hal ini lantaran bulan ini Kota Beriman memang sedang memasuki musim penghujan.

Di sisi lain, dari pantauan BMKG, saat ini suhu di perairan di Balikpapan memang sedang hangat. Di mana anomalinya mencapai 0,5 hingga 1 derajad celcius. Kondisi ini, kata Dian membuat potensi munculnya awan konvektif penghasil hujan memang cukup tinggi.

Sebagai informasi, fenomena air pasang yang melanda Kota Beriman beberapa hari belakangan memang cukup merepotkan. Khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Air pasang yang menghantam pesisir Balikpapan empat hari terakhir membuat kampung nelayan di Kelurahan Manggar Baru terdampak, khususnya di RT 20. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan sampai menyentuh lutut, pada Selasa (7/12) kemarin.

Selain masuk ke rumah warga, air pasang juga membanjiri sumur milik warga. Kondisi ini membuat warga di RT 52 kesulitan mendapatkan air bersih. Tak hanya itu, air pasang yang cukup tinggu juga membuat sejumlah nelayan enggan melaut. (hul)