SAMARINDA – Pelonggaran pembatasan aktivitas benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian. Pada Oktober lalu, jumlah penumpang pesawat tercatat naik 39,65 persen. Pun penumpang kapal laut terjadi penambahan 12,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Wembri Suska mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Oktober 2021 sebanyak 115.776 orang. Peningkatan terjadi di Bandara Badak Bontang 238,68 persen, SAMS Sepinggan-Balikpapan 42,11 persen, APT Pranoto-Samarinda 40,35 persen, Melalan-Kutai Barat 30,00 persen, dan Kalimarau-Berau 16,65 persen.

Sedangkan penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Datah Dawai-Mahakam Ulu sebesar 10,05 persen. “Jumlah penumpang domestik terbesar menggunakan SAMS Sepinggan di Balikpapan, mencapai 88.901 orang atau 76,79 persen dari total penumpang domestik. Diikuti APT Pranoto di Samarinda 17.393 orang atau 15,02 persen,” jelasnya, Senin (6/12).

Adapun jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Oktober 2021 tercatat 22.822 orang. Jumlah itu naik 12,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan penumpang terjadi di semua pelabuhan yang diamati, yaitu pelabuhan Lhok Tuan dan Tanjung Laut 45,04 persen, Pelabuhan Samarinda 18,11 persen dan Pelabuhan Semayang 1,11 persen. “Seiring pelonggaran aktivitas, peningkatan ini akan terus berlanjut,” tuturnya.

Sama seperti sebelumnya, selama Oktober tidak ada penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional yang diberangkatkan dari Kaltim. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Kaltim pada Oktober kembali mencatat nol. Hal ini tak lepas dari belum beroperasinya penerbangan internasional di Kaltim, serta banyaknya persyaratan untuk wisman masuk Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang masuk ke Kaltim pada 2019 sudah mencapai 7.085.381 orang pada 2020 langsung anjlok menjadi 2.884.329 orang. Begitu juga dengan wisatawan mancanegara (wisman), pada 2019 sudah mencapai 76.003 orang, pada 2020 menurun menjadi 19.789 orang.

“Kebanyakan destinasi kini sudah mulai beroperasi kecuali yang dikelola pemda masih ditutup di beberapa kabupaten dan kota. Tapi kita tetap harus optimistis, ke depan pariwisata bisa bangkit. Saat ini tetap kita persiapkan yang terbaik,” jelasnya.

Saat ini, hampir semua kegiatan pariwisata di Kaltim mulai beroperasi. Pada Januari-Mei 2021, kegiatan MICE terbatas di hotel-hotel dan tempat wisata. Sejak Juni sampai September destinasi banyak yang kembali tutup karena PPKM. Namun, memasuki Oktober destinasi sudah buka seperti biasa karena Kaltim sudah berstatus PPKM Level 2.

Hal ini diprediksi masih akan berlangsung sampai akhir tahun. Sehingga, kunjungan wisatawan bisa lebih tinggi. “Kita tetap optimistis kunjungan bisa lebih baik. Sebab masyarakat dan pelaku usaha pariwisata sudah terbiasa dengan protokol kesehatan yang ketat,” tuturnya.

Kini, menurut Sri, sudah terjadi perubahan perilaku perjalanan wisata, sebab protokol kesehatan adalah segalanya. Selain itu, diperlukan adaptasi tata kelola destinasi wisata, serta inovasi tata kelola destinasi wisata, dan managemen risiko.

Masyarakat sudah mulai antusias untuk berwisata. Meskipun masih sebatas masyarakat Kaltim dan sekitarnya, namun setidaknya ada pergerakan kunjungan. Kini mobilitas ke destinasi-destinasi Benua Etam, seperti Maratua, Labuan Cermin, dan Derawan sudah mulai tinggi. Sehingga, pihaknya berharap protokol kesehatan tetap ketat, agar Covid-19 tetap terkendali.

Pihaknya akan fokus pada kunjungan domestik terlebih dahulu, ke depan baru akan fokus pada wisman. Sebab, saat ini masih sulit untuk meningkatkan jumlah wisman. Apalagi masih banyaknya persyaratan untuk WNA jika ingin berkunjung. Selain itu juga, wisman di Kaltim tercatat masih nol karena masih belum beroperasinya penerbangan internasional di Kaltim.

“Kita berharap pariwisata bisa kembali bangkit, jumlah kunjungan bisa meningkat tanpa meninggalkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)

 

Perkembangan Penumpang Pesawat Domestik (ribu orang)

Tahun Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt

2021 93,03 83,06 119,8 139,7 102,0 154,2 43,28 48,62 82,91 115,78

 

Perkembangan Penumpang Kapal Laut (ribu orang)

Tahun Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt

2021 14,76 10,94 15,01 15,68 20,16 28,80 22,74 16,80 20,30 22,82

 

Sumber: BPS Kaltim