MELBOURNE – Tarik-ulur terkait dengan kepastian partisipasi Novak Djokovic pada grand slam Australia Terbuka pertengahan Januari 2022 mulai menemui titik terang. Rabu (8/12) petenis nomor satu dunia itu masuk daftar petenis yang tampil dalam event di Melbourne Park, Melbourne, tersebut.

Meski masuk daftar, tidak ada garansi bahwa petenis asal Serbia itu bakal ikut. Sebab, hingga tadi malam konfirmasi mengenai Djokovic sudah divaksin atau belum masih menjadi tanda tanya. Ya, panitia penyelenggara ajang tahunan tersebut mengharuskan semua personel yang terlibat sudah divaksin. Padahal, Nole –sapaan Djokovic– dikenal sebagai sosok antivaksin. Beredar rumor bahwa Djokovic menjadi anak emas di Australia Terbuka Januari mendatang meski belum divaksin.

’’Seluruh staf (penyelenggara, Red) juga harus melakukan hal serupa (vaksinasi). Tidak akan ada yang diistimewakan,’’ papar Wakil Perdana Menteri Victoria, Australia, James Merlino sebagaimana yang dilansir BBC.

Namun, kabar terakhir menyebutkan kecil kemungkinan Djokovic bakal absen di Australia Terbuka. Selain ingin mempertahankan predikat sebagai nomor satu, dia punya target pribadi melampaui dua rivalnya, Roger Federer dan Rafael Nadal. Tiga petenis tersebut memiliki koleksi gelar grand slam yang sama di angka 20.

Jika memang belum divaksin, petenis 34 tahun itu harus sudah berada di Australia maksimal pada Kamis (16/12) untuk menjalani karantina selama 14 hari. Sebab, dia termasuk petenis yang akan mewakili Serbia berlaga di ATP Cup di Sydney, Australia. Karena penyelenggaraan ATP Cup dimulai pada 1–9 Januari 2022, Djokovic punya waktu sekitar sepekan untuk menyiapkan fisiknya di Australia Terbuka. (io/c14/bas/jpg/tom/k15)