Bersua Arema FC besok, skuat Borneo FC terus mematangkan persiapan. Salah satunya mengantisipasi sepakan bola mati dari calon lawan.

--


JOGJAKARTA–Memiliki banyak pemain berpostur tinggi, Arema FC kerap membobol gawang lawan dari proses set piece. Hal tersebut sudah dipelajari staf pelatih Borneo FC dan berupaya diantisipasi.

"Sama seperti lawan Persija Jakarta, kami kecolongan dari sepak pojok karena mereka punya beberapa pemain berpostur tinggi. Jadi, kami harap lini belakang bisa berkoordinasi dengan baik dalam menjaga pertahanan. Terutama komunikasi kiper dan bek harus solid," kata Risto Vidakovic, pelatih Borneo FC.

Risto sangat mewanti agar anak asuhnya tak kebobolan kontra Arema FC. Sebab, dia ingin menjaga tren positif di lima laga terakhir agar tak ternoda.

"Saya mau jaga mental pemain dengan terus mendapat poin di setiap pertandingan. Perlu kerja keras untuk mendapat hasil maksimal," imbuhnya.

Selain mengantisipasi sepakan bola mati lawan, Risto berharap, pemainnya melakukan situasi terbalik. Yakni memanfaatkan set piece seperti pekan sebelumnya melawan Persiraja Banda Aceh. Saat itu Francisco Torres berhasil meneruskan umpan sepakan bebas Wawan Febrianto di kiri pertahanan lawan.

"Saya mau semua kesempatan dan potensi yang ada bisa dimaksimalkan menjadi gol. Dalam persiapan ini kami juga melakukan simulasi pertandingan untuk meraih kemenangan," pungkasnya. (*/abi2/k8)