Prokal.co, Tenggarong - DPRD Kutai kartanegara telah membahas usulan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2022. 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bapemperda DPRD Kukar, Ahmad Yani yang mengatakan bahwa ada 41 raperda yang ditargetkan untuk dibahas tahun 2022 mendatang.

"18 raperda yang diusulkan oleh DPRD Kukar, sedangkan sisanya merupakan diinisiator dari pihak eksekutif. Baik dari OPD terkait maupun lanjutan pembahasan raperda yang pada tahun ini belum rampung dibahas atau kembali diusulkan,” katanya. 

Berikut beberapa raperda usulan dari eksekutif yang diterima DPRD pada 30 November 2021:

1 Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (P4GN).

2. Raperda tentang Regulasi Tata Niaga dan Tata Kelola Sarang Burung Walet di Kabupaten Kutai Kartanegara.

3. Raperda tentang Penanggulangan Bencana.

4. Raperda tentang Instrumen Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Sekitar Pusat Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Balikpapan – Samarinda.

5. Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 12 Tahun 2015 tentang Penataan Penyelenggaraan Transportasi.

6. Raperda tentang Perubahan peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan tertentu diperlukan Revisi dengan Objek Retribusi Izin Trayek (Raperda ini tidak terakomodir di dalam Propemperda Tahun 2022, karena terkait objek retribusi izin trayek, terlah diusulkan dalam perubahan yang sedang dibahas oleh panita khusus pada saat ini).

7. Raperda tentang Kebijakan Daerah Mengenai Pemberian Fasilitasi/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. (Adv/Rh)