Liverpool membungkam AC Milan 2-1 dalam laga terakhir Grup B Liga Champions di San Siro pada Rabu (8/12) dini hari WIB, demikian catatan laman resmi UEFA seperti dilansir dari Antara. Dua gol Liverpool dicetak Mohamed Salah dan Divock Origi. Sedangkan Fikayo Tomori menjadi pencetak gol AC Milan. Hasil ini tidak mengubah posisi Liverpool sebagai juara grup dengan 18 poin. Sebaliknya, Milan harus mengakhiri perjalanan dalam kompetisi Eropa musim ini.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Milan berjuang menang demi meraih tiket lolos 16 besar. Liverpool mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi Liverpool lebih dominan menguasai bola.

Pada menit ke-29, Milan memberi kejutan dengan mencetak gol pertama. Sundulan Tomori dimuntahkan Alisson, tetapi bola yang jatuh di tengah kotak penalti disambar Tomori. Skor 1-0 untuk AC Milan. Liverpool menyamakan kedudukan pada menit ke-36 lewat tendangan keras Salah dari jarak dekat yang tidak bisa dihentikan Maignan. Kedudukan menjadi 1-1. Tempo permainan kembali meningkat usai gol tersebut. Tetapi tidak ada gol tambahan bagi kedua tim dan skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.

Babak kedua dimulai dengan inisiatif Liverpool. Milan berusaha langsung menyerang, tetapi skuad asuhan Jurgen Klopp masih bisa mendominasi penguasaan bola. Pada menit ke-55, Liverpool mencetak gol kedua. Tomori kehilangan bola dan langsung direbut Mane yang kemudian melepaskan tendangan. Maignan masih bisa menepisnya, tetapi bola mantul mengarah kepada Origi yang tinggal menyundul bola ke gawang. Liverpool unggul 2-1.

Unggul membuat Liverpool menurunkan tempo permainan. Milan berusaha menyamakan kedudukan secepat mungkin. Milan terus mencoba mencetak gol kedua dalam 10 menit akhir, tetapi Liverpool bertahan dengan baik. Tidak ada gol tambahan hingga wasit menyudahi pertandingan dengan skor 2-1 untuk Liverpool.

Sementara itu, Atletico Madrid merebut tempat 16 besar Liga Champions setelah menang meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Porto, dalam pertandingan menegangkan dan keras yang membuat kedua tim diganjar kartu merah. 

Antoine Griezmann membawa Atletico memimpin pada menit ke-56 dengan memasukkan bola ke gawang yang didahului tendangan sudut setelah tuan rumah melewatkan banyak peluang bersih. Keunggulan Atletico terancam ketika Yannick Carrasco diusir keluar lapangan pada menit ke-67 karena mengacungkan tangan ke arah Otavio Edmilson saat amarah memuncak menyusul terjadinya sebuah pelanggaran.

Tetapi surplus satu pemain tidak dimaksimalkan Porto dan tak lam kemudian mereka sendiri kehilangan Wendell yang dikeluarkan dari lapangan karena menyikut Matheus Cunha. Pemain pengganti Angel Correa memastikan kemenangan Atletico dengan penyelesaian dingin melalui serangan balik pada menit ke-90, sementara Rodrigo de Paul menambahkan gol ketiga 60 detik kemudian. Porto kemudian mendapatkan gol pelipur lara dari tendangan penalti yang dikonversi dengan baik oleh Sergio Oliveira yang sekaligus menjadi tendangan terakhir dalam laga ini. 

Atletico asuhan Diego Simeone memulai pertandingan dari dasar Grup B tetapi mengakhirinya di urutan kedua dengan tujuh poin, sedangkan Porto berada di bawahnya pada peringkat ketiga dengan lima poin sehingga hanya bisa lolos ke Liga Eropa. (jpc)