Pemimpin klasemen pembalap Formula 1 Max Verstappen dianggap tidak sportif karena tidak mengikuti perayaan di podium setelah finis runner-up di GP Arab Saudi. Lewis Hamilton merengkuh kemenangan ketiganya secara beruntun di Jeddah Corniche Circuit, Senin dinihari (6/12). Hasil tersebut membuat perolehan poinnya menyamai Verstappen yang berada di puncak klasemen pembalap dengan raihan 369,5.

Di tengah balapan keduanya mengalami senggolan yang berujung penalti 10 detik kepada Verstappen. Sebelumnya, pembalap Red Bull itu juga dipenalti 5 detik karena mengambil keuntungan dengan memotong jalur trek.

Rupanya, akumulasi kekecewaan itulah yang membuat Verstappen tak mau melakukan selebrasi di atas podium. Dituduh tidak sportif, Verstappen tak mau ambil pusing. Dia menjawab sekenanya saat ditanya mengapa tidak bergabung dengan Hamilton dan Valtteri Bottas dalam perayaan di atas podium. ”Karena tidak ada sampanye di sana. Jadi tidak menyenangkan!,” selorohnya.

Sampanye memang tidak diperbolehkan digunakan di podium GP Arab Saudi. Karena minuman yang biasanya dipakai selebrasi podium itu mengandung alkohol. Namun, alasan tersebut memang terkesan dibuat-buat.  Pundit F1 untuk Sky, Martin Brundle punya pandangannya sendiri. ”Dia (Verstappen) tidak ingin menjadi bagian dari perayaan itu semua. Karena dia benar-benar kecewa harus mengembalikan posisi pimpinan balapan (kepada Hamilton), tapi justru terjadi tabrakan,” ucapnya. Akhir pekan ini di Yas Marina, Abu Dhabi, gelar juara Formula 1 2021 bakal ditentukan. (jpc)