SAMARINDA–Sebanyak 927 orang yang merupakan ahli waris dari korban Covid-19 di Samarinda menerima santunan Rp 10 juta. Anggaran itu diberikan Pemprov Kaltim berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 460/K.571/2021 tentang Penetapan Penerima Santunan Meninggal bagi ahli waris yang keluarganya meninggal karena Covid-19 di Kaltim, sebagaimana diteken Gubernur Kaltim Isran Noor pada 18 November.

Plt Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dissos) Samarinda Hendra Irwansyah menerangkan, sebelumnya ada 954 orang yang telah lolos berkasnya berdasarkan verifikasi dan validasi bersama Dissos Kaltim. Namun, hasil validasi final hanya 927 ahli waris yang merespons. “Selebihnya tidak, makanya data itu dilaporkan ke provinsi akhir Oktober lalu. Sehingga muncul nama di SK gubernur,” ucapnya, Senin (6/12).

Terhadap ahli waris, prosedur pencairan dana ini yakni mereka diminta mengaktifkan rekening ke Bankaltimtara Cabang Utama di Jalan Awang Long, yang mana telah dibagi berdasarkan nomor urutnya. Dimulai kemarin sampai Senin (13/12) mendatang, per hari yang dilayani sekitar 150 orang, bertahap sesuai dengan nomor urut. “Cukup membawa fotokopi bukti ahli waris yang sudah dilegalisasi. Setelah aktif, nanti yang bersangkutan melapor lagi ke Dissos Samarinda untuk validasi data,” ucapnya.

Dia mengimbau warga segera mengurus berkas administrasi paling lambat 15 Desember mendatang, mengingat waktu tersebut merupakan batas akhir tutup buku. Sedangkan untuk pencairan dana akan langsung ditransfer ke masing-masing rekening penerima tanpa perantara. “Dana dari provinsi, langsung masuk ke rekening penerima,” kuncinya. (dns/dra/k8)