SAMARINDAPerkelahian tiga sekolah di Palaran yang sempat viral di media sosial (medsos) akhirnya diselesaikan secara damai, setelah semua pelajar yang ada di video tersebut dikumpulkan di Polsek Palaran.

Polsekta Palaran telah menyelesaikan masalah keributan tersebut setelah melakukan upaya mediasi dengan keluarga, khususnya orangtua masing-masing anak yang sempat terekam di gambar bergerak tersebut. "Selain itu, tiga sekolah tempat anak-anak tersebut bersekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik)," jelas Kapolsek Palaran AKP Roganda. Kesepakatan damai itu dijelaskan Roganda, juga berdasarkan pernyataan orangtua seorang pelajar. Dalam pernyataan itu dituangkan bahwa sepakat persoalan tersebut diselesaikan di sekolah masing-masing.

"Awalnya memang ada orangtua pelajar yang masih tidak terima karena anaknya dipukul beberapa pelajar lain. Namun, setelah diberi penjelasan justru anaknya juga salah karena memulai lebih dulu, orangtuanya mau masalah itu diselesaikan secara damai," bebernya.

Sebelumnya, video durasi 8 detik seketika menggemparkan jagat maya di ibu kota Kaltim. Menunjukkan aksi perkelahian antarpelajar di Samarinda. Adu jotos sekelompok pelajar itu ternyata terjadi di Jalan Gaya Baru, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kamis (2/12) siang.

Unggahan video viral di media sosial itu menunjukkan ada sekitar delapan pelajar terlibat. Empat pelajar saling adu pukul. Dua pelajar lainnya turut menyusul membantu menyerang. Sedangkan dua lainnya sekadar menonton.

Perkelahian sekelompok remaja tanggung yang beberapa di antaranya mengenakan seragam itu telah ditangani Polsek Palaran. Sejumlah pelajar yang terlibat perkelahian juga sempat diamankan untuk dimintai keterangan. Kelompok remaja yang terlibat perkelahian itu pelajar dari tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Palaran. (kpg/oke/rin/dra/k16)