BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) mendukung Pesta Adat Bebalai dan Menjamu Karang Bontang Kuala, dalam upaya melestarikan budaya asli masyarakat. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang Najirah, bersama VP Komunikasi Korporat PKT Tommy Johan Agusta, pada Minggu (5/12).

Diungkapkan Tommy, pelestarian adat dan budaya menjadi bagian komitmen PKT bagi masyarakat, dengan terus meningkatkan kontribusi dan dukungan pada berbagai kegiatan kebudayaan di Kota Bontang. Hal ini juga sebagai bentuk peran serta PKT dalam mendorong potensi budaya sebagai salah satu daya tarik pariwisata, disamping warisan bagi generasi penerus yang wajib dipertahankan dan dilestarikan. “Pelestarian adat dan budaya menjadi salah satu komitmen PKT, agar terus dipertahankan sebagai identitas dan kebanggaan bagi generasi mendatang, khususnya di Bontang Kuala,” kata Tommy.

Kegiatan pesta adat ini sebagai wujud kedekatan Perusahaan dengan masyarakat yang selama ini terbina melalui sinergi dan kerjasama yang baik di berbagai bidang. Tommy berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pengembangan potensi Bontang Kuala sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Bontang, dengan akar budaya yang terjaga dengan baik. “PKT akan terus mendukung pelestarian budaya maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, sehingga kebersamaan antara Perusahaan dengan masyarakat yang terjalin selama 44 tahun ini semakin kuat ke depannya,” tambah Tommy. 

Ketua Adat Bontang Kuala Yusran Thayib, mengungkapkan kegiatan ini adalah bagian dari Pesta Laut Bontang Kuala yang digelar selama 3 hari (5-7 Desember 2021). Kegiatan Bebalai dan Menjamu Karang turut dimeriahkan Race Laut, sebagai olahraga tradisional masyarakat yang selama ini menjadi ciri khas Bontang Kuala. “Kegiatan ini adalah bagian dari Pesta Laut yang rutin digelar di Bontang Kuala. Tapi karena pandemi Covid-19, 2 tahun terakhir kita laksanakan secara sederhana namun tetap mengedepankan makna untuk pelestarian budaya,” ujar Yusran. 

Yusran menyampaikan terima kasih atas kontribusi PKT sebagai pendukung tunggal, sehingga kegiatan ini bisa digelar untuk edukasi budaya bagi masyarakat sekaligus mewadahi para pecinta olahraga Race Laut menyalurkan bakat dan kemampuan. “Mewakili pemangku adat, kami ucapkan terima kasih atas dukungan penuh PKT yang berkomitmen melestarikan adat dan budaya, sehingga kegiatan ini bisa terealisasi seiring tingginya antusias masyarakat,” lanjut Yusran.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik pariwisata Bontang, melalui pengembangan nilai budaya lokal yang diharap terlaksana secara berkesinambungan. Kegiatan ini juga dapat dijadikan wahana informasi dan sarana promosi seni budaya tradisional Bontang, yang ke depannya memiliki potensi untuk dikembangkan secara maksimal. “Hal ini sejalan dengan program Pemkot Bontang untuk pengembangan potensi wisata melalui pendekatan budaya, yang tak hanya bermanfaat terhadap pelestarian adat tapi juga kesejahteraan masyarakat dengan lebih luas,” tutur Najirah. 

Najirah turut mengapresiasi keterlibatan PKT sebagai pendukung tunggal kegiatan ini, yang diharap terus meningkatkan peran bagi masyarakat Bontang secara umum. Hal ini melihat komitmen dan dukungan PKT terhadap masyarakat maupun Pemerintah, yang konsisten berkontribusi di berbagai bidang. “Semoga PKT terus mengakar di masyarakat, melihat besarnya peran dan kontribusi melalui manfaat yang telah diberikan. Termasuk dukungan penuh pada Pesta Adat Bontang Kuala tahun ini, sehingga bisa terlaksana dengan baik,” pungkas Najirah. (*/nav/adv/edw)