Polda Daerah Istimewa Jogjakarta masih menyelidiki kasus pornografi yang menjerat Siskaeee. Kepada penyidik, dia mengaku bukan kali pertama memamerkan alat vital di muka umum.

“Menurut pengakuan S, ada beberapa lokasi di Jogja yang dijadikan tempat tersangka S untuk melakukan aksinya selain yang di Bandara YIA,” ujar Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Jogjakarta, Kombes Pol Yulianto kepada wartawan, Senin (6/12).

Setelah aksinya di bandara YIA, Siskaeee akhirnya diamankan di Bandung, Jawa Barat. Dia mengaku ke Kota Kembang menumpang kereta api dari Stasiun Gambir. “Pada saat diamankan di Bandung, yang bersangkutan baru saja turun dari kereta yang berangkat dari Stasiun Gambir. Penangkapan dilakukan bersama dengan Polwan Polrestabes Bandung,” jelas Yulianto.

Saat ini Siskaeee sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 6 miliar.

Sebelumnya, Siskaeee sempat menghebohkan media sosial karena memamerkan payudara dan kemaluannya di Bandara Kulon Progo atau Yogyakarta International Airpot(YIA). Video tersebut diduga diunggah pada 23 November 2021. Setelah videonya viral, Siskae jadi buruan polisi. Siskaeee kemudian ditangkap oleh Polda Jawa Barat. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago membenarkan penangkapan ini. Dia mengkonfirmasi Siskaeee ditangkap di Bandung.

“Iya betul (Siskaeee diamankan),” kata Erdi saat dihubungi, Sabtu (4/12).

Erdi membenarkan penangakpan terkait video pemer payudara dan kemaluan di area bandara YIA. “Betul berkaitan video porno di Bandara Kulon Progo,” jelas Erdi.