Pasca mengalami kecelakaan mobil pada 2019, pesinetron sekaligus selebgram Edelenyi Laura Anna harus menjalani hidup di atas kursi roda. Musibah tersebut mengakibatkan dirinya lumpuh. Hampir dua tahun berlalu, akhirnya dia memerkarakan masalah tersebut ke jalur hukum.

Kamis (2/12), Laura menjalani sidang perdana dengan menggunakan kursi roda di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dia datang dengan ditemani sejumlah kerabat terdekatnya.

Dihubungi melalui pesan singkat tadi malam (3/12), Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal mengaku belum bisa memberikan penjelasan mengenai perkara tersebut. Sebab, dia sedang bertugas di luar Jakarta. ’’Maaf, saya lagi dinas luar. Nanti saya konfirmasi lagi,’’ tulis Alex.

Di akun Instagram pribadinya, Laura menyatakan bahwa tindakannya itu dilakukan untuk menuntut keadilan. Dia mendesak pertanggungjawaban dari mantan kekasihnya, Gaga Muhammad. ’’Dengan kerendahan hati, saya memohon keadilan. Saya tidak mengemis kasihan, tapi akibat kecelakaan tersebut, saya masih dalam keadaan cacat,’’ tulis Laura.

Yang membuatnya geram, sampai saat ini Gaga disebutnya hidup bebas seolah-olah tak bersalah. ’’Sementara laki-laki itu melenggang bebas. Tidak ada iktikad baik, permohonan maaf pun tidak,’’ tegas Laura.

Dia juga menyampaikan unek-uneknya selama di persidangan. Laura menyampaikan bahwa dirinya tak bisa mengutarakan pendapatnya secara bebas.

Alasannya, waktu sidang sudah menjelang petang. Padahal, Laura dan kerabatnya tiba di pengadilan sejak pukul 12.00 WIB. ’’Soalnya, tadi aku ngomong panjang aja malah diberhentiin dan nggak boleh (ngomong lagi, Red) karena udah sore,’’ tutur Laura.

Sebagaimana diketahui, Gaga dan Laura mengalami kecelakaan pada 8 Desember 2019. Kendaraan yang mereka tumpangi menabrak truk hingga terguling. Gaga mengalami luka ringan, sedangkan Laura cedera saraf tulang belakang. Kecelakaan tersebut terjadi karena Gaga mengendarai kendaraan dengan kondisi mabuk. (shf/c12/ayi)