Keputusan mengejutkan diambil Michael Carrick. Setelah kemenangan 3-2 atas Arsenal di Old Trafford kemarin (3/12), laga ketiganya sebagai pelatih karteker Manchester United, Carrick mengundurkan diri. Padahal, pria 40 tahun itu masih diinginkan masuk jajaran staf kepelatihan pelatih interim United Ralf Rangnick.

Lalu, apa alasan yang mendasari Carrick pergi meninggalkan United? Apakah berkaitan dengan Rangnick? Berikut pernyataan mantan gelandang United periode 2006–2018 itu, seperti dilansir di laman resmi klub.

 

Alasan Mengundurkan Diri

’’Ini 100 persen keputusan saya. Saya menghormati pelatih yang akan datang. Saya mengambil keputusan ini sebelum bertemu dengannya. Ini keputusan yang berat, tapi terasa benar untuk klub. Salah satu penyebabnya adalah loyalitas saya kepada Ole (Ole Gunnar Solskjaer, pelatih United yang lengser per 21 November lalu setelah melatih sejak 19 Desember 2018, Red). Tapi, banyak hal lain yang jadi pertimbangan.’’

 

Anggapan Carrick Enggan Hanya Jadi Orang Ketiga (Rangnick Membawa Tangan Kanannya, Lars Kornetka)

’’Saya tegaskan, keputusan ini tidak berkaitan dengan Ralf. Tidak ada hal personal. Ralf akan memiliki kelompok pemain hebat yang siap mendukungnya dan semoga memberikan hasil yang baik.’’

 

Kesan Menjadi Karteker (Mencatat 2 Kemenangan dan 1 Seri)

’’Saya bangga kepada para pemain dalam tiga laga yang kami jalani. Saya memberitahukan keputusan saya (pergi) kepada mereka hanya sesaat setelah pertandingan (lawan Arsenal, Red). Mereka sangat terkejut dan ada sedikit suasana emosional di ruang ganti. Mereka memang baru tahu belakangan karena staf pelatih sudah saya beri tahu saat makan siang (sebelum laga lawan Arsenal, Red).’’

 

Rencana Berikutnya

’’Apa yang akan saya lakukan esok hari? Saya juga tidak tahu. Mengantarkan anak ke sekolah, lalu entahlah... Yang jelas, waktu saya bersama klub hebat ini akan selalu menjadi waktu terpenting dalam karier saya.’’ (ren/c18/dns)