SAMARINDA - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengembangkan potensi subsektor kuliner di Kota Samarinda. Sehingga, hal tersebut harus dikembangkan secara baik guna meningkatkan dan membangitkan perekenomian bangsa. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya melihat sektor kuliner dinilai cukup baik, hal ini dapat dilihat melalui geliat para pelaku ekonomi kreatif yang berkiprah di kancah nasional maupun internasional dan ragam produk yang sudah tercipta khususnya yang berasal dari Samarinda. “Pastinya kita akan kembangkan, baik itu terkait pemasarannya maupun juga packagingnya,” kata Sandi. 

Dia menegaskan, kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia diharapkan dapat membantu para UMKM dan ekonomi kreatif dalam mengembangkan produknya baik skala nasional maupun internasional. Pihaknya juga menghadrikan para professional yang akan memberikan masukan bagi para pelaku ekonomi kreatif.

Salah satunya adalah Dimas Beck (owner Umara Catering ) serta PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Kota Samarinda. Kegiatan workshop ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pemikiran kreatif peserta, sehingga dapat terus berkarya dengan bekal materi kreativitas, permodelan bisnis, promosi digital dan pengelolaan keuangan serta permodalan. “Jadi kita akan mengubah para pelaku usaha kreatif dibidang kuliner lebih terbuka lagi dalam membuat produknya,” tegasnya. 

Selain mengembangkan produk, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur juga memiliki program Bantuan Pemerintan (Banper) yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pelaku ekonomi kreatif. “Kita harapkan masyarakat ikut mendaftar sehingga dapat mengembangkan produknya,” tukasnya. (myn)