SAMARINDA-Memulai bisnis makanan (food and beverage/F&B) di tengah pandemi memang menantang, namun masih sangat mungkin dilakukan. Meski industri makanan minuman juga turut mengalami krisis selama pandemi Covid-19, di Samarinda masih ada beberapa tempat yang  membuka bisnis baru. Salah satunya Banana Cafe & Resto, di Jalan Teuku Umar, Samarinda. 

Tapi tak heran jika Banana Cafe & Resto bisa memiliki optimisme yang lebih besar dari yang lain. Sebab, kafe yang baru beroperasi sejak Juli 2021 ini, punya konsep sky city. Di mana pengunjung yang datang dapat melihat lanskap Samarinda dari dataran tinggi.

Di tempat ini pemandangan Samarinda tampak cantik, terlebih di malam hari. Hamparan kota seperti kawasan Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda Seberang, Masjid Islamic Center, Jembatan Mahakam I, dan Jembatan Mahakam 4 tampak berbinar warna-warni cahaya lampu dan kendaraan bermotor yang melintasi jalan. Sehingga sangat cocok dijadikan objek untuk berfoto.

General Manajer Banana Cafe & Resto Samarinda Ebi mengatakan, awalnya memang mendirikan tempat ini karena view perkotaan yang dijual. Pihaknya ingin menghadirkan suasana lanskap kota, sambil menikmati hidangan yang istimewa. Ada yang unik dari tempat ini, meskipun namanya Banana jangan berharap Anda bisa menemukan minuman atau makanan berbahan dasar pisang. Sebab, tidak ada satupun menu yang menghadirkan pisang di tempat ini.  

“Jadi berkunjung ke Banana ini seperti minum susu beruang, susunya dari sapi, iklannya naga, tapi brand-nya beruang,” jelasnya Jum’at malam (3/12), di Banana Cafe & Resto, Samarinda.

Hal itu dianggap menjadi daya tarik tempat ini, selain bisa menikmati pemandangan kota Samarinda. Tapi jangan khawatir, sebab di tempat ini soal makanan tidak kalah dari tempat lain. Menu seafood, seperti kepiting Banana, udang gala, dan lainnya dihadirkan dengan berbagai jenis masakan yang dijamin bikin ketagihan. Jika tak suka seafood, menu sop buntut, rice bowl, nasi goreng, juga lengkap dihadirkan tempat ini.

Kapasitas tempat yang diresmikan Wakil Gubenur Kaltim Hadi Mulyadi ini, juga cukup luas bisa menampung hingga 400 orang. Selain itu, Banana juga memiliki parkir yang sangat luas, dan tak memakai bahu jalan untuk parkir.  Hadirnya restoran ini, memperlihatkan bahwa masa depan bisnis restoran masih cerah meskipun pandemi Covid-19. Sebab wabah Covid-19 ternyata tak membuat para pelaku usaha food & beverage pesimis. Sebaliknya, mereka tetap optimis. 

“Kita optimis, bisnis restoran masih bisa tumbuh. Apalagi Banana bisa menghadirkan menu dan suasana  yang berbeda dari yang lain,” pungkasnya. (ctr)